sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Modal asing masuk Indonesia Rp224 triliun sepanjang 2019

Bank Indonesia menyatakan portofolio investasi yang masuk ke Indonesia tetap tumbuh positif.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Jumat, 03 Jan 2020 14:40 WIB
Modal asing masuk Indonesia Rp224 triliun sepanjang 2019
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1986
Dirawat 1671
Meninggal 181
Sembuh 134

Bank Indonesia (BI) mencatat sepanjang 2019 aliran modal asing yang masuk (capital inflow) ke Indonesia mencapai Rp224,2 triliun. BI juga mengatakan pertumbuhan investasi ke Indonesia tetap stabil di tengah gejolak perekonomian global.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo merinci aliran modal asing yang masuk tersebut bermuara ke obligasi pemerintah sebesar Rp168,6 triliun, surat berharga negara (SBN) Rp50 triliun, saham Rp 3 triliun, dan SBI Rp2,6 triliun. 

Dia pun menjelaskan kondisi eksternal tidak terlalu berdampak kepada investasi yang masuk ke Indonesia sebagaimana ditunjukkan dengan masuknya aliran modal asing tersebut.

"Alhamdulillah kita tutup 2019 dengan capaian suatu kestabilan eksternal yang terjaga dengan aliran modal asing masuk yang cukup besar," kata Perry di Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (3/1).

Selain itu, dari data sementara BI, hingga kuartal IV-2019 cadangan devisa (cadev) Indonesia mengalami peningkatan yakni sebesar US$127 miliar.

Hal ini, kata Perry, menunjukan terjadinya perbaikan neraca pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal IV-2019. Bahkan, dia pun memperkirakan akan terjadi surplus perdagangan.

"Data sementara mengindikasikan NPI triwulan IV akan alami surplus, terbukti dengan cadev yang naik di triwulan IV. Minggu depan kita umumkan," ujarnya. 

Perry pun menuturkan, sepanjang 2019 stabilitas rupiah terjaga baik. Rupiah mengalami apresiasi sebesar 2,68% dan ditutup dengan nilai Rp13.880 per dollar Amerika Serikat (AS).

Sponsored

"Ini merupakan nilai tukar yang terbaik di Asia tentu saja di bawah Thailand tapi hampir sama dengan Filipina," ucapnya.

Sementara, dari sisi credit default swap (CDS) pun terjaga rendah, hanya tumbuh 60,6 basis poin. Atau terendah sejak lima tahun terakhir.

CDS merupakan premi untuk investor asing dalam suatu perjanjian jual beli, di mana penjual memberikan jaminan asuransi kepada pembeli bahwa dana pinjaman yang dikeluarkannya dipastikan akan dibayar.

Berita Lainnya