sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Neraca perdagangan September defisit US$160,5 juta

Neraca perdagangan pada September 2019 tekor karena defisit migas.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Selasa, 15 Okt 2019 12:22 WIB
Neraca perdagangan September defisit US$160,5 juta
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia September 2019 mengalami defisit US$160,5 juta disebabkan oleh defisit sektor migas.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, pada september 2019 terjadi defisit untuk sektor migas terbesar US$761,8 juta meskipun di sektor non-migas surplus sebesar US$601,3 juta.

"Ekspor migas turun disebabkan oleh menurunnya impor minyak mentah 33,65% menjadi US$94,7 juta dan ekspor gas 11,04% menjadi US$505,8 juta," katanya di Kantor BPS, Jakarta, Selasa (15/10).

Tekornya neraca dagang pada bulan September ini turut didorong oleh turunnya jumlah ekspor Indonesia secara keseluruhan dibandingkan impor.

Sponsored

Ekspor September 2019 tercatat mencapai US$ 14,1 miliar atau turun secara tahunan sebesar 5,74% dibandingkan September 2018 yang mencapai US$ 14,96 miliar.

Sedangkan impor tercatat menyentuh US$ 14,26 miliar atau naik sebesar 0,63% dibandingkan bulan Agustus. Namun jika dibandingkan secara tahunan terjadi penurunan 2,41% jika dibandingkan dengan September 2018. Suhariyanto pun menyebutkan jika dibandingkan dengan impor Agustus 2019 mengalami kenaikan sebesar 0,63%. 

"Impor migas kita mengalami penurunan sebesar 2,36% dan impor non migas kita naik 1,02%," ucapnya.

Berita Lainnya