sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Nilai transaksi di platform Gojek naik 10% selama 2020

Ketergantungan Gojek terhadap fundraising semakin berkurang.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Kamis, 12 Nov 2020 17:05 WIB
Nilai transaksi di platform Gojek naik 10% selama 2020

Perusahaan teknologi Gojek menyampaikan, platform aplikasi mereka tetap berkembang selama pandemi Covid-19 terjadi. Hal ini diutarakan Co-CEO Gojek Andre Sulistyo dalam hari jadi Gojek ke-10.

Selama tahun berjalan 2020, Gojek mencatat nilai transaksi atau gross transaction volume (GTV) dalam platform mereka meningkat 10% menjadi Rp170 triliun. Andre mengatakan hal ini membuat pihaknya lebih percaya diri untuk mencapai keberlanjutan bisnis.

"Apakah bisnis startup bisa cepat menghasilkan profit dan bisa berkelanjutan tanpa fundraising terus? Dengan inisiatif yang kami lakukan sejauh ini kami bisa menghasilkan laba operasional atau contribution margin positive di luar biaya HQ di 2020," kata Andre dalam konferensi pers virtual Gojek, Kamis (12/11).

Dengan adanya profitability, maka Gojek bisa menginvestasikan keuntungan untuk melakukan inovasi dan membantu ekosistem menjadi lebih baik. Sehingga, ketergantungan Gojek terhadap fundraising semakin berkurang.

Sponsored

Selain mencatat peningkatan transaksi, pada 2020 Gojek juga mencatat peningkatan pengguna aktif. Andre bilang saat ini Gojek telah diakses oleh 38 juta pengguna aktif setiap bulan.

Sementara untuk lini bisnis GoPay, menurunnya trafik transaksi luring akibat Covid-19 digantikan dengan meningkatnya trafik transaksi online. Trafik transaksi pembayaran online di Gopay tercatat meningkat 2,7 kali lipat selama 2020.

"Sedangkan transaksi pay later juga meningkat 2,7 kali lipat. Begitu juga donasi yang disalurkan Gopay meningkat 2 kali lipat sejak awal tahun, dengan total donasi selama tujuh bulan terakhir sebesar Rp102 miliar," ujarnya. 

Berita Lainnya