sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

NTP 2022 diusulkan 103-105, Kepala BPS: Reasonable

Target yang ditetapkan oleh pemerintah di dalam KEM PPKF 2022 tersebut cukup masuk akal dapat dicapai.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Selasa, 08 Jun 2021 18:54 WIB
NTP 2022 diusulkan 103-105, Kepala BPS: Reasonable

Pemerintah menetapkan indikator pembangunan dalam kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal (KEM PPKF) 2022 untuk nilai tukar petani (NTP) berkisar 103-105.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto, target yang ditetapkan oleh pemerintah di dalam KEM PPKF 2022 tersebut cukup masuk akal dapat dicapai.

"Saya pribadi NTP 102-104 ini reasonable," katanya dalam rapat kerja bersama DPR, Selasa (8/6).

Dia menjelaskan, penetapan target NTP pada 2022 tersebut didasarkan pada angka NTP terakhir. Begitu pula dengan nilai tukar nelayan atau NTN yang ditargetkan berkisar antara 102-105.

Angka NTP terakhir yang dirilis pada Mei 2021 didapati angka sebesar 103,39 dan masih dalam range NTP yang ditargetkan untuk 2022.

Peningkatan NTP pada Mei tersebut, lanjutnya, didorong oleh tanaman perkebunan rakyat, utamanya minyak kelapa sawit atau crude palm oil (cpo) dan karet yang mulai mengalami peningkatan harga.

"NTP yang 103,39 ini termasuk bagus, naik dari sebelumnya karena tanaman perkebunan rakyat. Ini sangat bagus karena CPO dan karet harganya bagus," ujarnya.

Sementara itu, untuk NTN pada rilis untuk Mei 2021 tercatat sebesar 104,8 dan masih masuk dalam target pemerintah. Akan tetapi, dia mengingatkan bahwa struktur produksi NTN berbeda dengan NTP, untuk itu perlu dihitung lebih lanjut hingga akhir tahun.

Sponsored

"Untuk NTN perlu diperhatikan, bahwa struktur produksinya jauh berbeda dari tanaman pangan. NTN produksi struktur produksi dipengaruhi oleh pakan, bahan baku dari impor. Jadi dipengaruhi pergerakan harga pangan internasional," ucapnya. 

Berita Lainnya