sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

OJK belum terima risalah RUPST Tiga Pilar

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) belum menerima risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) AISA.

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Rabu, 01 Agst 2018 16:16 WIB
OJK belum terima risalah RUPST Tiga Pilar
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 76981
Dirawat 36636
Meninggal 3656
Sembuh 36689

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) belum menerima risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) atas kisruh yang terjadi terhadap emiten PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk. (AISA). Itulah sebabnya OJK masih belum bisa memberikan tinjauan terhadap hasil RUPST yang digelar AISA, pekan lalu.

Dewan Komisioner Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen, mengatakan, OJK belum bisa mengambil keputusan mengenai pergantian direksi TPS Food. 

"Saya belum lihat, belum terima hasilnya," kata Hoesen di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (1/8).

Hoesen juga mengatakan belum menerima surat dari investor ritel yang mengadukan pelaksanaan RUPST emiten yang memproduksi makanan tersebut.

Dalam kesempatan yang lain, Pengamat Pasar Modal Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Reza Priyambada mengatakan, investor harus memerhatikan perkembangan kinerja perseroan "Saham perseroan anjlok 92,8% dari Rp2.360 pada April 2017 menjadi Rp168 per lembar dalam kurun waktu setahun," tutur dia melalui pesan pendeknya.

Kisruh yang terjadi pada RUPST juga perlu mendapatkan perhatian investor. Sebab, hal itu berpotensi memengaruhi kinerja perseroan di masa mendatang. 

Sebagai informasi, RUPST AISA pada Jumat (27/7) lalu berakhir ricuh setelah manajemen perusahaan, yakni Direktur Utama AISA, Joko Mogoginta melakukan walk out dari RUPST dan menuduh adanya pengambilalihan secara paksa terhadap perusahaan tersebut.

Bursa Efek Indonesia (BEI) sendiri telah menghentikan sementara perdagangan efek AISA sejak 5 Juli 2018. Ini karena perseroan melakukan penundaan pembayaran bunga atas obligasi dan Sukuk Ijarah TPS Food I Tahun 2013.

Sponsored

 

Berita Lainnya