sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

OJK dorong konsolidasi perbankan di era suku bunga tinggi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong konsolidasi perbankan demi memperkuat permodalan pada era suku bunga tinggi.

Valerie Dante
Valerie Dante Selasa, 23 Okt 2018 22:01 WIB
OJK dorong konsolidasi perbankan di era suku bunga tinggi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 516.753
Dirawat 66.752
Meninggal 16.352
Sembuh 433.649

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong konsolidasi perbankan demi memperkuat permodalan pada era suku bunga tinggi.

Deputi Pengawasan Perbankan III OJK Slamet Edy Poernomo mengatakan, industri perbankan yang terus berkembang memerlukan penguatan permodalan biar kompetitif. Penguatan modal saat ini diperlukan dalam menghadapi era suku bunga tinggi.

Slamet menyatakan, OJK mendukung dilakukannya konsolidasi perbankan agar struktur permodalan kian kokoh. Caranya, melalui peleburan alias merger maupun akuisisi.

Dalam setahun terakhir, OJK telah melakukan assessment guna menilai kondisi masing-masing bank. Hasil penilaian tersebut digunakan untuk memutuskan perlu atau tidaknya tindakan konsolidasi.

“Kita kan enggak mungkin mengurangi jumlah bank, tapi kalau ada yang merger, ya kita dorong,” jelas Slamet di Financial Club Jakarta, Selasa (23/10).

Menurutnya, konsolidasi ini akan mempermudah kontrol OJK menjalani tugasnya dalam mengawasi dan mengatur industri perbankan. Slamet menambahkan, konsolidasi ini juga akan mengintegrasikan sistem pengawasan bank.

“Kalau bank-bank kecil misalnya mau diambil oleh bank gede, kan dikonsolidasikan saja, jadi kita tinggal awasi yang gedenya saja,” lanjutnya.

Selain itu, sambungnya, integrasi sistem pengawasan juga akan berdampak pada efisiensi alokasi Sumber Daya Manusia (SDM). Menurut Slamet, hampir separuh dari tenaga kerja di OJK dialokasikan pada bank-bank kecil.

Sponsored

Untuk itu, kata dia, jika konsolidasi terjadi, tentu alokasi SDM ini akan lebih efisien dan sederhana sistemnya dengan dibantu oleh teknologi.

Berita Lainnya