sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

OJK: Kredit tumbuh 1,43% di Maret 2021

Secara tahunan, kredit masih kontraksi 3,77%.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Senin, 03 Mei 2021 19:41 WIB
OJK: Kredit tumbuh 1,43% di Maret 2021

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat  kredit perbankan pada Maret 2021 masih mengalami kontraksi sebesar 3,77% secara tahunan. Meskipun demikian, tanda-tanda peningkatan mulai terjadi jika dibandingkan bulan sebelumnya.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, fungsi intermediasi mulai meningkat pada Maret di mana penyaluran kredit perbankan mulai tumbuh 1,43% secara bulanan (mtm) dengan nominal Rp70 triliun atau 2,07% secara year to date (ytd).

"Dapat kami sampaikan ini ada tanda perbaikan pertumbuhan sudah positif mtm 1,43% dan ini nominalnya setara Rp70 triliun atau tumbuh 0,27% ytd," katanya dalam konferensi virtual KSSK, Senin (3/5).

Dengan positifnya kinerja kredit pada bulan Maret, OJK meramal kredit di bulan berikutnya bakal terus meningkat sehingga dapat mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Wimboh menyampaikan, hingga Maret rasio kecukupan modal perbankan terjaga di level 34,18% dan gearing ratio industri pembiayaan 2,03 kali, serta rasio permodalan atau risk based capital (RBC) industri asuransi jiwa dan umum masing-masing di atas threshold.

Selanjutnya, likuiditas perbankan juga terjaga dengan baik tercermin dari indikator rasio alat likuid (AL) terhadap non core deposit (NCD) dan AL dana pihak ketiga (DPK) per 21 April 2021 yang masing-masing sebesar 162,69% dan 35,17%.

"Semuanya jauh di atas threshold minimal. DPK masih menunjukkan pertumbuhan tinggi 9,5% yoy," ucapnya.

OJK juga mencatat tingkat kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) dan non performing financing (NPF) mengalami perbaikan pada Maret 2021. Pada Maret, tingkat NPL berada di level 3,17%, sedangkan tingkat NPF perusahaan pembiayaan juga turut membaik di level 3,74%. 

Sponsored

Tingkat NPL dan NPF pada Maret tersebut memang terlihat lebih baik dibandingkan dengan Februari yang masing-masing berada di level 3,21% dan 3,9%.

Berita Lainnya