logo alinea.id logo alinea.id

OJK proyeksi kredit perbankan 2019 naik 14%

Kondisi perekonomian dan tekanan global yang mereda, membuat OJK optimistis memproyeksi kredit perbankan tahun ini akan tumbuh 12%-14%.

Sukirno | Eka Setiyaningsih Jumat, 11 Jan 2019 21:51 WIB
OJK proyeksi kredit perbankan 2019 naik 14%

Kondisi perekonomian dan tekanan global yang mereda, membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis memproyeksi kredit perbankan tahun ini akan tumbuh 12%-14%.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, mengatakan dengan berkurangnya tekanan ekonomi global pada tahun ini, aliran modal masuk akan semakin deras dan mendorong aliran likuiditas perbankan.

Dengan pertumbuhan kredit secara tahunan sebesas 13% plus minus 1% itu, OJK juga memproyeksikan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) atau simpanan dana perbankan pada tahun ini dapat mencapai 8%-10%.

"Sedangkan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) trennya terlihat akan terus menurun. Kita harapkan bisa di bawah 2% tahun ini jika ekonomi domestik semakin baik," ujar dia dalam pertemuan tahunan, Jumat (11/1) malam.

Berkaca pada 2018, pertumbuhan kredit memang cukup agresif meskipun tekanan ekonomi global masih kencang. Hal itu karena permintaan kredit, terutama dari sektor infrastruktur terus menggeliat. 

Pada 2018, kredit industri perbankan tumbuh 12,9%. Sementara, DPK perbankan pada 2018 diperkirakan tumbuh sekitar 8%.

"Kinerja intermediasi sektor keuangan kami perkirakan pertumbuhan kredit perbankan akan ada di kisaran 13% plus minus 1%," ujar dia.

Adapun meredanya tekanan ekonomi global pada tahun ini karena rencana kenaikan suku bunga Bank Sentral AS, The Federal Reserve yang tidak akan seagresif pada 2018.

Sponsored

"Tekanan dari The Fed tidak akan seperti 2018. Maka ada tren positif untuk perekonomian domestik. Ekonomi domestik diperkirakan mampu tumbuh 5,3% dengan inflasi yang terjaga relatif rendah di level 3,5%," ujar Wimboh.

Optimisme juga terlihat dari pelaku perbankan yang tercermin dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) 2019, yang menargetkan ekspansi kredit dan DPK masing-masing sebesar 12,06% dan 11,49%. (Ant).