sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Oleh-oleh Menparekraf dari New York dan Singapura, apa saja?

Indonesia akan membangun kembali industri pariwisata dengan lebih baik, lebih berkelanjutan, dan lebih tangguh.

Edo Sugiyanto
Edo Sugiyanto Senin, 09 Mei 2022 19:05 WIB
Oleh-oleh Menparekraf dari New York dan Singapura, apa saja?

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan hasil kunjungan ke New York dan Singapura. Di antaranya yang terkait dengan penanganan pandemi dan juga serta kembangkitan sektor pariwisata yang menjadi acuan.

Indonesia saat ini menjadi acuan dunia dalam penanganan pandemi Covid-19 dan keberhasilan dalam membangkitkan sektor pariwisata setelah dua tahun dihantam pandemi.

"Namun, kami tidak boleh berpuas diri. Sangat penting bagi kita untuk tidak kembali ke pendekatan bisnis seperti biasa. Kita harus membangun kembali industri pariwisata dengan lebih baik, lebih berkelanjutan, dan lebih tangguh," kata Sandiaga Uno.

Pengembangan sektor pariwisata yang berkelanjutan, harus melihat tidak saja isu lingkungan atau kesejahteraan lingkungan. Tetapi juga harus mengangkat martabat budaya lokal, masyarakat dan pengetahuan tradisional, serta menciptakan keseimbangan antara pariwisata massal dan pariwisata berkualitas.

Tidak heran jika Indonesia saat ini menjadi acuan dunia dalam penanganan pandemi Covid-19 dan keberhasilan dalam membangkitkan sektor pariwisata setelah dua tahun dihantam pandemi.

"Bukan hanya mengejar kuantitas tetapi kualitas. Bukan hanya mengejar profit, tetapi bagaimana keberlanjutan lingkungan dan dari beberapa sisi juga kami mendorong agar kepulihan ini lebih merata. Terutama di berbagai sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Sandiaga saat Weekly Press Briefing 2022 secara online, Senin (9/5).

Sandiaga mengaku, juga diminta Presiden Jokowi untuk secara spesifik menyampaikan bahwa kebangkitan kepulihan ekonomi Indonesia dapat membuka kesempatan kerja. Terbukti di kuartal pertama 2022, Indonesia sudah bisa mengurangi angka penganguran ke level 5,83%.

Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan dan memenuhi sejumlah destinasi wisata, maka ini semakin terbukanya lapangan pekerjaan. Khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).

Sponsored

Namun begitu, dia mengaku juga ada inflasi yang menjadi ancaman, di antaranya yaitu kenaikan beberapa bahan pokok. Oleh karena itu Sandiaga ingin sektor pariwisata dan ekonomi kreatif juga melakukan penyesuaian. 

Terkait dengan kunjungan singkatnya di Singapura, Sandiaga mengaku, berupaya meneruskan momentum pemulihan Indonesia terutama untuk Batam-Bintan, dengan menambah kapasitas penerbangan masuk ke Indonesia.

“Karena permintaan tinggi sedangkan kapasitas penerbangannya terbatas. Oleh karena itu beberapa langkah-langkah strategis termasuk menambah penerbangan dan juga menambah produk wisata kapal pesiar yang akan kita dorong ke depan,” katanya.

Berita Lainnya