sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pasar obligasi berpotensi menguat terbatas

Penguatan ini juga merupakan kesempatan bagi pasar obligasi untuk membuat satu tren jangka pendek

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Selasa, 02 Okt 2018 10:08 WIB
Pasar obligasi berpotensi menguat terbatas
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 76981
Dirawat 36636
Meninggal 3656
Sembuh 36689

Kiwoom Sekuritas Indonesia memperkirakan, pasar obligasi berpotensi menguat terbatas.

Direktur Riset dan Investasi Kiwoom Sekuritas Indonesia, Maximilianus Nico Demus  mengatakan, penguatan ini sudah mulai memasuki fase akhir.

Apabila pasar obligasi masih terus menguat, seharusnya akan kembali mengalami penurunan sebelum akhirnya kembali menguat.

Penguatan ini juga merupakan kesempatan bagi pasar obligasi untuk membuat satu tren jangka pendek. Hal itu berpotensi mengubah tren penurunan yang sudah terbentuk sejak dari dulu sehingga penurunan ini dapat berakhir, dan berganti tren penguatan.

"Kami menilai ini merupakan sesuatu yang sangat baik. Terutama didukung oleh data inflasi yang keluar rendah kemarin, sehingga memberikan sentimen positif untuk pagi hari ini," katanya dalam riset harian, Selasa (2/10).

Namun demikian, kenaikan imbal hasil global akan membuat penguatan pasar obligasi menjadi terbatas.

Di titik inilah pasar obligasi akan menguji support untuk imbal hasil obligasi 10 tahun. Apabila berhasil menembus di bawah 8% maka sudah akan otomatis menuju 7,8%.

Bagi yang ingin masuk pasar obligasi, diharapkan tetap berhati hati karena area penguatan sudah terbatas. Fokuskan kepada lelang yang diadakan pemerintah hari ini. PBS 19 mungkin akan menjadi artis pendatang baru.

Sponsored

"Kami merekomendasikan beli hari ini dengan volume kecil, tetap hati hati dengan profit taking yang mungkin akan terjadi," katanya.

Adapun, pada perdagangan kemarin, total transaksi dan frekuensi turun dibandingkan hari sebelumnya ditengah tengah kenaikkan harga obligasi yang terjadi kemarin.

Total transaksi didominasi oleh obligasi berdurasi kurang dari 1 tahun, diikuti dengan 10–15 tahun dan 3–5 tahun. Sisanya merata disemua tenor hingga 20 tahun.

Pasar obligasi kemarin mengalami penguatan, yang di mana dititik inilah pasar obligasi mulai kembali menunjukkan trend penguatan secara jangka pendek.

Imbal hasil Obligasi Indonesia 10 tahun ditutup menguat di 8,01% dibandingkan hari sebelumnya di 8,11%. Minyak Texas di tutup naik di harga 75,30 dibandingkan hari sebelumnya 73,25. Rupiah di tutup melemah di Rp14.910 dibandingkan hari sebelumnya di Rp14.903 per dollar AS.

Berita Lainnya