sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Patimban ditargetkan bisa ekspor dan impor mobil pada Desember

Keberadaan Pelabuhan Patimban ini memberikan pergerakan baru bagi dunia logistik.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Senin, 16 Nov 2020 14:27 WIB
Patimban ditargetkan bisa ekspor dan impor mobil pada Desember

Pemerintah memperkirakan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat bisa mulai digunakan pada Desember tahun ini.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pada Desember nanti Pelabuhan Patimban bisa digunakan untuk kegiatan car terminal, untuk melakukan ekspor-impor mobil, dan distribusi mobil ke seluruh Indonesia.

"Dengan adanya Patimban memberikan kemudahan bagi industri otomotif baik untuk ekspor dan impor," kata Budi dalam webinar virtual, Senin (16/11).

Keberadaan Pelabuhan Patimban ini memberikan pergerakan baru bagi dunia logistik. Sebab, distribusi logistik yang tadinya harus melalui Tanjung Priok, bisa memiliki alternatif ke Patimban.

Sponsored

Pelabuhan Patimban telah menyelesaikan sejumlah pekerjaan agar siap digunakan pada Desember. Pekerjaan tersebut termasuk peti kemas seluas 35 hektare (ha) untuk kapasitas 250.000 TEUs per tahun dan terminal kendaraan seluas 25 ha dengan kapasitas mobil 218.000 CBU per tahun.

Rencananya, pembangunan Pelabuhan Patimban akan selesai secara menyeluruh pada 2027. Pada saat itu, diharapkan industri di Jawa Barat dan Jawa Tengah menggunakan Patimban sebagai pelabuhan utama untuk melakukan kegiatan ekspor dan impor, serta distribusi ke seluruh wilayah Indonesia.

"Patimban, Bandara Kertajati dan Cirebon adalah tiga titik potensial yang bisa menjadi prospek yang cerah, di mana logistik internasional bisa didistribusikan," ujarnya. 

Berita Lainnya