sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

PBB: Pertumbuhan ekonomi global terburuk dalam satu dekade

Ekonomi global tumbuh merosot jadi 2,3% pada 2019 karena perang dagang.

Laila Ramdhini
Laila Ramdhini Jumat, 17 Jan 2020 11:04 WIB
PBB: Pertumbuhan ekonomi global terburuk dalam satu dekade
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 26940
Dirawat 17662
Meninggal 1641
Sembuh 7637

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dalam laporannya menyatakan ekonomi global mengalami pertumbuhan terendah dalam satu dasawarsa, merosot menjadi 2,3% pada 2019, karena perselisihan perdagangan yang berkepanjangan.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyatakan kelemahan berkepanjangan dalam kegiatan ekonomi global telah menyebabkan kemunduran yang signifikan untuk pembangunan berkelanjutan, termasuk tujuan untuk mengentaskan kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja yang layak untuk semua.

Sementara itu, ketidaksetaraan yang meluas dan krisis iklim yang semakin dalam memicu ketidakpuasan yang tumbuh di banyak bagian dunia, tambah laporan itu.

"Risiko-risiko ini dapat menimbulkan kerusakan parah dan jangka panjang pada prospek pembangunan,” kata Antonio dalam laporannya, Jumat (17/1).

Di Amerika Serikat (AS), penurunan suku bunga baru-baru ini oleh Federal Reserve AS dapat memberikan dukungan untuk kegiatan ekonomi. Namun, mengingat ketidakpastian kebijakan yang terus-menerus, kepercayaan bisnis yang lemah, dan memudarnya stimulus fiskal, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) di AS diperkirakan melambat dari 2,2% pada 2019 menjadi 1,7% pada 2020.

Di Uni Eropa, manufaktur akan terus terganjal oleh ketidakpastian global, tetapi ini akan diimbangi sebagian oleh pertumbuhan stabil dalam konsumsi swasta, memungkinkan kenaikan moderat dalam pertumbuhan PDB dari 1,4% pada 2019 menjadi 1,6% pada 2020.

Meskipun ada hambatan besar, Asia Timur tetap menjadi wilayah dengan pertumbuhan tercepat di dunia dan kontributor terbesar bagi pertumbuhan global, menurut laporan tersebut.

Di China, pertumbuhan PDB diproyeksikan turun moderat secara bertahap dari 6,1% pada 2019 menjadi 6,0 persen pada 2020 dan 5,9 persen pada 2021, didukung oleh kebijakan moneter dan fiskal yang lebih akomodatif.

Sponsored

Pertumbuhan di negara-negara berkembang besar lainnya, termasuk Brazil, India, Meksiko, Rusia, dan Turki, diperkirakan akan mendapatkan momentum pada tahun ini.

Menurut Situasi dan Prospek Ekonomi Dunia PBB 2020, pertumbuhan ekonomi global kemungkinan bisa mencapai sebesar 2,5% pada tahun ini. Akan tetapi, ledakan ketegangan perdagangan, gejolak keuangan, atau eskalasi ketegangan geopolitik dapat menggagalkan pemulihan tersebut. Dalam skenario penurunan, pertumbuhan global akan melambat menjadi hanya 1,8% tahun ini.  (Ant)

Berita Lainnya