sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Pemerintah bakal bangun pabrik bersama untuk UMKM

Pemerintah berencana membangun pabrik bersama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) demi menggenjot produktivitas.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Kamis, 07 Nov 2019 22:37 WIB
Pemerintah bakal bangun pabrik bersama untuk UMKM

Pemerintah berencana membangun pabrik bersama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) demi menggenjot produktivitas. Hal tersebut guna menjalankan substitusi impor dan mengurangi defisit neraca perdagangan Indonesia.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, dengan dibangunnya pabrik bersama tersebut, UMKM dapat memanfaatkannya untuk memproduksi barang yang berkualitas dengan teknologi terbaru.

"Di sentra UMKM perlu dibangun semacam factory sharing atau open factory. Para UMKM bisa berproduksi di situ sehingga kualitas produknya segera naik, kalau masih diproduksi dalam teknologi sangat sederhana, enggak mungkin UMKM bisa bersaing," katanya usai rapat koordinasi Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Kamis (7/11).

Teten menjelaskan, nantinya sumber pendanaan untuk membangun pabrik tersebut akan berasal dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Layanan Umum (BLU), sesuai dengan sentra UMKM yang akan dikembangkan.

"Saya kira bisa BUMN atau bisa BLU membangun pabrik tergantung di sentra apa. Karena enggak mungkin UMKM punya pabrik dengan teknologi tinggi," ujarnya. 

Dia pun mengatakan jika pembangunannya diserahkan kepada negara, UMKM tidak perlu lagi mengurus persoalan perizinan dan administrasi lainnya masing-masing.

"Pemerintah melalui BUMN atau BLU bisa bangun pabrik di situ, sehingga perizinan pun terintegrasi di situ. Sekarang sulit UMKM urus sendiri-sendiri begitu," ucapnya. 

Dia pun menuturkan, pihaknya sedang mendorong agar Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus untuk UMKM diberikan kemudahan-kemudahan, bukan hanya untuk modal kerja, tetapi juga investasi.

Sponsored

Dia juga mengatakan, pihaknya mengusulkan adanya kebijakan-kebijakan yang memungkinkan produk UMKM punya peluang pasar lebih besar, baik domestik maupun ekspor, sehingga dapat mendorong lahirnya entrepreneur baru dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Kita butuh mengurangi impor dan menaikkan devisa. Tadi yang penting dikoordinasikan bagaimana produksi UMKM masuk value chain. Ini penting supaya ada peningkatan daya saing produk," tukasnya.