sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Pemerintah bentuk holding pesantren tingkatkan ekonomi syariah

Pengembangan bisnis di pesantren tersebut akan mencakup sektor pertanian, pengolahan limbah, dan UMKM.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Rabu, 13 Nov 2019 18:15 WIB
Pemerintah bentuk holding pesantren tingkatkan ekonomi syariah

Pemerintah akan membentuk induk (holding) pesantren untuk pengembangan bisnis dan ekonomi di lingkungan pesantren. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan selama ini BI sudah bekerja sama dengan 250 pesantren untuk peningkatan ekonomi syariah.

Perry mengungkapkan pengembangan bisnis di pesantren tersebut akan mencakup sektor pertanian, pengolahan limbah, dan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). 

“Nanti akan diintegrasikan dengan sistem perekonomian digital seperti e-commerce untuk wadah pemasarannya,” kata Perry di Jakarta, Rabu (13/11).

Perry mencontohkan salah satu langkahnya yakni menghubungkan UMKM pesantren di bidang fesyen dengan desainer pakaian muslim. Selanjutnya, dihubungkan dengan industri dan pusat fesyen untuk menunjang kualitas produksi UMKM.

"Produk UMKM pesantren kami kembangkan bersama asosiasi industri fesyen center dan asosiasi pengembangan fesyen dan kawasan industri lainnya sehingga menjadi mata rantai ekonomi halal," ujar Perry.

Perry pun menuturkan, rantai ekonomi halal tersebut membutuhkan  peran dari berbagai lapisan masyarakat dari ekonomi kerakyatan, pesantren, UMKM, juga industri dan sektor pariwisata.

Lebih lanjut, Perry mengatakan BI telah bekerja sama dengan 898 UMKM binaan untuk diarahkan menjadi pendukung pengembangan ekonomi syariah ke depannya.

Saat ini, BI juga tengah membangun sistem pembayaran digital syariah yang terintegrasi dengan Quick Response (QR) Code Indonesian Standard (QRIS). Sistem ini bisa digunakan UMKM untuk mempercepat transaksi digital.

Sponsored

"Transformasi digital dapat mempercepat pendanaan ekonomi islam dari desa kecil ke berbagai dunia. Cukup dengan sekali klik di ponsel. Dan ini transformasi yang coba kita dukung untuk ekonomi dan keuangan syariah," ujarnya.

Berita Lainnya