sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Pemerintah dorong merger UMKM untuk dongkrak nilai produksi

Merger UMKM dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan nilai produksi.

Akbar Ridwan
Akbar Ridwan Sabtu, 01 Feb 2020 19:05 WIB
Pemerintah dorong merger UMKM untuk dongkrak nilai produksi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 2092
Dirawat 1751
Meninggal 191
Sembuh 150

Pemerintah berencana mengonsolidasikan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki mengatakan merger ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan nilai produksi. Secara statistik, kata Teten, UMKM yang tergolong besar hanya 0,01% dari keseluruhan.

Untuk mendorong konsolidasi ini, Kementerian Koperasi dan UMKM juga tengah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian. Konsolidasi ini dilakukan bagi UMKM di perkotaan serta sektor pertanian.

"Sehingga mereka lebih berkoperasi. Nah dengan begitu mereka bisa lebih mudah untuk melakukan usaha dalam skala bisnis, lebih efisien, lebih mudah untuk mendapatkan pembiayaan, dan bisa lebih mudah membangun hubungan dengan market. Ini yang sedang kami coba," kata Teten di Museum Bank Indonesia, Jakarta Barat, Sabtu (1/2).

Teten mengungkapkan, berkaca pada sektor pertanian, konsolidasi tidak berjalan dengan baik. Padahal jika para petani masih produksi sendiri-sendiri di lahan yang sempit, sistem pertanian yang produktif dan efisien mustahil terwujud.

"Ini enggak mungkin kita bisa melahirkan sistem pertanian yang produktif, yang efisien, kalau tidak dilakukan konsolidasi petani (untuk) berkelompok (dan) berkoperasi," ujar dia.

Teten menjelaskan konsolidasi pertanian juga bukan hanya untuk menggabungkan lahan produksi, melainkan juga mempermudah penyaluran bantuan dari pemerintah, seperti subsidi pupuk, bibit, alat pertanian, termasuk pembangunan infrastruktur.

Lebih lanjut, Teten mengungkapkan, hingga kini pemerintah sedang merancang proyek percontohan atau pilot project untuk konsolidasi pertanian. 

"Kita lagi bikin pilot project. Sehingga kalau kita konsolidasikan dan dia akan membawa kesejahteraan masyarakat, saya kira masyarakat akan mau," ucap dia.

Sponsored
Sanksi bagi kaum Covidiot

Sanksi bagi kaum Covidiot

Sabtu, 04 Apr 2020 13:20 WIB
Kalut Covid-19 di tangan Luhut

Kalut Covid-19 di tangan Luhut

Jumat, 03 Apr 2020 13:12 WIB
Berita Lainnya