sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Biayai defisit anggaran, pemerintah kembali serap utang Rp5,5 T

Total penawaran yang masuk cukup tinggi mencapai Rp18,114 triliun, namun hanya dimenangkan Rp5,5 triliun.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Selasa, 05 Mei 2020 21:37 WIB
Biayai defisit anggaran, pemerintah kembali serap utang Rp5,5 T
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 80094
Dirawat 37247
Meninggal 3797
Sembuh 39050

Pemerintah kembali menyerap utang dari lelang Surat Berharga Negara Syariah (SBSN) atau sukuk, Selasa (5/5). Dari lelang ini, pemerintah mengantongi dana Rp5,5 triliun atau di bawah target yang ditetapkan semula sebesar Rp8 triliun. 

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, total penawaran yang masuk sebenarnya cukup tinggi mencapai Rp18,114 triliun. Namun, investor menawarkan yield yang tinggi.

Untuk seri anyar SPNS06112020 bertenor pendek enam bulan misalnya, yield tertinggi yang masuk mencapai 5%. Sementara empat seri lainnya, yakni PBS002, PBS026,PBS007, dan PBS005 masing-masing mencatat yield tertinggi 7,5%, 8%, 9,25%, dan 8,96%.   

Dari lima seri yang dilelang, pemerintah hanya memenangkan tiga seri. Yakni tiga seri lawas PBS002, PBS026, dan PBS007 yang diserap masing-masing sebesar Rp1,5 triliun, Rp1,2 triliun, dan Rp2,85 triliun. Ketiga seri itu tercatat paling diminati investor dengan total penawaran yang masuk masing-masing Rp4,89 triliun, Rp4,99 triliun, dan Rp6,28 triliun.   

Sponsored

Lelang ini dilakukan untuk memenuhi sebagian dari target APBN 2020.  Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya mengatakan Indonesia terpaksa memperlebar batasan defisit fiskalnya dari 3% menjadi 5,07% atau sekitar Rp852,9 triliun pada tahun ini akibat tekanan pandemi Covid-19.

Untuk percepatan penanganan pandemi coronavirus disease 2019 atau Covid-19, pemerintah juga berencana melaksanakan lelang SBSN tambahan (Green Shoe Option) pada hari Rabu, 6 Mei 2020. Seri yang ditawarkan yakni PBS002 dan PBS026.

Berita Lainnya