sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Pemerintah luncurkan Kartu Pra Kerja, pendaftaran dibuka April 2020

Pemerintah menggandeng 10 platform digital untuk program Kartu Pra Kerja.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Jumat, 20 Mar 2020 13:18 WIB
Pemerintah luncurkan Kartu Pra Kerja, pendaftaran dibuka April 2020
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini

Pemerintah meluncurkan Kartu Pra Kerja untuk memudahkan para pencari kerja mendapatkan pelatihan dan meningkatkan skill yang dimiliki. Pemerintah menggandeng 10 platform digital untuk mendukung program ini.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan 10 platform digital ini adalah lembaga-lembaga yang telah kompeten di bidangnya dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM).

"Lewat kartu prakerja ini kita harapkan para pencari kerja dapat mendapatkan up skilling, reskilling, atau keterampilan baru agar dapat bersaing di dunia kerja," katanya dalam teleconference launching Kartu Prakerja di Kemenko Perekonomian, Jumat (20/3).

Luhut juga mengatakan Kartu Pra Kerja ditujukan untuk warga negara Indonesia (WNI) dengan usia di atas 18 tahun, dan dapat mendaftar melalui situs www.prakerja.go.id. Peserta dapat memilih berbagai jenis pelatihan melalui platform digital yang menjadi mitra resmi pemerintah.

"Skema Kartu Pra Kerja sangat mudah untuk diikuti. Setiap WNI di atas 18 tahun bisa mendaftarkan diri secara online di situs Kartu Pra Kerja. Kemudian, mereka bisa memilih berbagai jenis pelatihan melalui platform digital mitra resmi pemerintah," ujarnya.

Pendaftaran untuk Kartu Pra Kerja ini dibuka pada awal April 2020. Luhut menyebut terdapat dua jenis pelatihan yang akan diberikan, yaitu daring (online) maupun tatap muka (offline). 

Selain itu, juga diberikan pilihan program pelatihan 3 in 1 (three in one) yaitu pelatihan, sertifikasi, dan penempatan yang tepat untuk pencari kerja. Sedangkan untuk jenis program, pemerintah bersama platform digital menyeleksi lembaga pelatihan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja. 

Melalui Kartu Pra Kerja, pemerintah memberikan bantuan biaya pelatihan hingga Rp7 juta per peserta sekali seumur hidup. Pemerintah akan membayarkan biaya pelatihan itu langsung kepada lembaga pelatihan melalui platform digital.

Sponsored

Untuk tahun anggaran 2020, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp10 triliun bagi sekitar 2 juta penerima manfaat program ini.

Sementara, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), saat ini terdapat 7 juta penduduk Indonesia yang menganggur, dengan jumlah 3,7 juta berusia 18-24 tahun. Pengangguran muda ini 64%-nya tinggal di perkotaan, 78% berpendidikan SMA ke atas. 

Adapun platform digital yang bekerja sama dengan pemerintah untuk Kartu Pra Kerja ini antara lain Tokopedia, Mau Belajar Apa, Bukalapak, Ruangguru, Haruka EDU, Sekolah.mu, Sisnaker, Telkom Indonesia, Link Aja, OVO, dan Bank Negara Indonesia (BNI).

Berita Lainnya