sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Rizal Ramli: Pemerintah tak mampu selamatkan Indonesia dari resesi

"This government is incompetent, enggak punya kemampuan untuk membawa kita keluar."

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Jumat, 21 Agst 2020 18:42 WIB
Rizal Ramli: Pemerintah tak mampu selamatkan Indonesia dari resesi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 389.712
Dirawat 62.649
Meninggal 13.299
Sembuh 313.764

Ekonom Rizal Ramli berpendapat saat ini pemerintah tidak akan mampu membawa Indonesia keluar dari jurang resesi ekonomi. Hal ini terlihat dari berbagai paket kebijakan pemerintah yang tidak berjalan dengan baik.

Sejak dipukul pandemi Covid-19 pada Maret lalu, laju perekonomian terus merosot. Puncaknya pada pertumbuhan ekonomi kuartal II-2020 yang mengalami kontraksi sangat dalam hingga minus 5,32%, dan diperkirakan akan terus memburuk di kuartal III dan IV.

Di sisi lain, program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan anggaran Rp695,2 triliun yang disiapkan pemerintah untuk mendukung berbagai sektor, realisasinya baru mencapai 21%, dan belum menunjukkan tanda-tanda keefektifannya.

"Pemerintah ini tidak akan mampu, tidak kompeten untuk mengeluarkan kita dari krisis, yang ada hanya ilusi akan, akan, dan akan (direalisasikan)," katanya dalam diskusi daring ‘Jurus Selamat dari Resesi ala Rizal Ramli’, Jumat (21/8).

Alasannya, lanjut Rizal, pembantu presiden yang berada di kabinet Indonesia Maju tak satu pun yang memiliki pengalaman dalam membalikkan situasi krisis menjadi positif. Minim pengalaman tersebut disebut membuat pemulihan ekonomi akan berjalan lambat.

"Anggota kabinet tidak ada yang punya track record membalikkan situasi dari negatif jadi positif atau dari positif kecil ke positif besar. Enggak ada, secara makro ekonomi," ucapnya.

Dia pun menyentil keras jajaran kabinet Indonesia Maju tersebut. Menurutnya, prestasi yang dimiliki jajaran pembantu Presiden Jokowi tersebut hanya perihal skandal-skandal ekonomi.

"Yang ada tuh hanya skandal-skandal ekonomi. Sri Mulyani kan namanya gede gara-gara skandal (Bank Century)," ujarnya.

Sponsored

Selain itu, sambungnya, tidak satu pun dari jajaran menteri yang ada memiliki pengalaman dalam membangkitkan korporasi yang sedang terpuruk menjadi sehat secara keuangan. "Misalnya perusahaan BUMN rugi jadi bagus. Enggak ada, yang ada itu kebanyakan bisnis KKN (korupsi, kolusi, nepotisme)," tuturnya.

Untuk itu, dia berkesimpulan pemerintahan yang dijalankan oleh para pembantu presiden yang tidak kompeten akan sulit untuk membawa Indonesia melewati badai krisis ekonomi yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 ini.

"Saya mohon maaf, kalau masih ada yang berharap bahwa pemerintah ini mampu membawa kita keluar krisis, mohon maaf deh, this government is incompetent, enggak punya kemampuan untuk membawa kita keluar," tukasnya.

Berita Lainnya