sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Pemerintah targetkan investasi listrik US$39 miliar pada 2024

Investasi diperoleh dari program 35.000 MW, pembangunan transmisi, gardu induk dan sejumlah proyek ketenagalistrikan prioritas.

Laila Ramdhini
Laila Ramdhini Jumat, 21 Feb 2020 11:05 WIB
Pemerintah targetkan investasi listrik US$39 miliar pada 2024
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 2491
Dirawat 2090
Meninggal 209
Sembuh 192

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan investasi sektor ketenagalistrikan mencapai US$39 miliar pada 2024. Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi mengungkapkan investasi sektor ini menujukkan grafik yang positif pada tahun 2019. 

“Sektor ini mampu menyedot investasi sebesar US$12 miliar pada 2019, atau melampaui target yang ditetapkan dan melebihi capaian tahun 2018 sebesar US$11,29 miliar. Pertumbuhan investasi sektor listrik makin lama makin baik. Ini membuat kami yakin mematok angka US$39 miliar dalam lima tahun ke depan," kata Agung Pribadi di Jakarta, Kamis (20/2).

Agus mengungkapkan perubahan mekanisme pelayanan dari offline ke online menjadi faktor kuat dalam membangun kepercayaan investor listrik. Ditambah lagi, penyederhanaan di sejumlah regulasi kini menjadikan perizinan semakin mudah dilakukan.

"Ini bukti keseriusan kami menjadikan sektor ESDM lebih sederhana memangkas waktu perizinan dan tak terlalu birokratis sesuai arahan Presiden Jokowi," tegas Agung.

Lebih lanjut, Agung menuturkan target keseluruhan nilai investasi hingga 2024 diperoleh secara berkala, dimulai dari tahun 2020 (US$20 miliar), 2021 (US$10 miliar), 2022 (US$8 miliar), 2023 (US$7 miliar) dan 2024 (US$3 miliar). 

"Tahun 2020 ini memang puncaknya. Ini tak lepas dari penyelesaian program 35.000 MW yang akan beroperasi penuh pada 2029 nanti," ujar Agung.

Selain megaproyek tersebut, investasi yang ditargetkan akan didapat dari pembangunan transmisi, gardu induk dan sejumlah proyek ketenagalistrikan lainnya yang strategis.

Agung menggarisbawahi angka US$39 miliar ini belum termasuk investasi listrik dari EBT yang diproyeksikan sekitar US$20 miliar pada 5 tahun mendatang. 

Sponsored

"Di 2024 EBT dikebut guna mendongrak capaian bauran energi. Ini kesempatan bagus bagi investor yang masuk," ujar Agung. 

Opsi lockdown yang diabaikan Jokowi...

Opsi lockdown yang diabaikan Jokowi...

Senin, 06 Apr 2020 06:02 WIB
Menagih janji keringanan cicilan utang

Menagih janji keringanan cicilan utang

Senin, 06 Apr 2020 05:43 WIB
Berita Lainnya