sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Pemerintah telah revitalisasi 4.211 pasar rakyat sejak 2015

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan telah merevitalisasi 4.211 dari target 5.000 pasar rakyat sepanjang 2015-2019.

Soraya Novika
Soraya Novika Selasa, 12 Mar 2019 03:46 WIB
Pemerintah telah revitalisasi 4.211 pasar rakyat sejak 2015

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan telah merevitalisasi 4.211 dari target 5.000 pasar rakyat sepanjang 2015-2019.

Mantan Wakil Menteri Perdagangan Bayu Khrisnamurti mengusulkan revitalisasi pasar rakyat segera diberlakukan demi memulihkan kekuatan pasar dalam negeri terutama untuk sektor pangan. Hal itu dilakukan lantaran minimnya pendataan terhadap arus barang dan harga tersebut.

"Sulit membuat kebijakan pasar dalam negeri yang komprehensif terutama di sektor bahan pokok karena tidak ada datanya. Datanya bukan data produksi, tapi data perdagangan," ujar Bayu di Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Senin (11/3).

Bayu menjelaskan jika 5.200 pasar rakyat yang ada direvitalisasi, maka pemerintah dapat dengan mudah memonitor arus barang dan harga serta mempermudah identifikasi pergerakan pasar. Sehingga kebijakan sektor pangan yang berkelanjutan (sustainable) dapat diterapkan. 

"Kalau pasar rakyat direvitalisasi dengan mekanisme yang tidak hanya memantau harga tapi juga barang, maka pemerintah akan lebih mandiri, sudah punya data riil jadi bisa pantau pasar dengan mudah," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengaku telah mengupayakan penyempurnaan data perdagangan di pasar.

"Jadi, memang data masih menjadi persoalan besar, tapi harus bisa kita dapatkan," ujar Mendag Enggar.

Kementerian Perdagangan memang tengah melanjutkan program revitalisasi pasar rakyat. Adapun target revitalisasi pasar yang hendak dicapai oleh Kemendag selama periode 2015-2019 yaitu sebanyak 5.000 pasar rakyat.

Sponsored

Mengutip data Kemendag, revitalisasi pasar rakyat yang telah diterapkan sejauh ini ialah mencapai 4.211 unit yang dianggarkan melalui dana alokasi khusus dan tugas pembantuan. Tahun ini, direncanakan pembangunan pasar rakyat sebanyak 1.037 unit. 

Adapun revitalisasi pasar rakyat yang dimaksud ialah tidak hanya sekedar pembenahan bangunan fisik, tetapi juga nonfisik yang terkait dengan pengelolaan pasar dan integrasi dengan sektor-sektor lain.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pemerintah terus bekerja untuk menggenjot perekonomian negara. Salah satu langkah yang ditempuh yaitu dengan merevitalisasi pasar rakyat. Hingga tahun 2018, Pemerintah telah membangun/merevitalisasi 4.211 unit pasar rakyat dan tahun ini direncanakan untuk membangun/merevitalisasi 1.037 unit pasar rakyat. ▫️ Revitalisasi pasar dilakukan untuk meningkatkan citra dan kesan buruk pasar rakyat yang kumuh, becek, dan kotor menjadi bersih dan nyaman untuk dikunjungi masyarakat, sehingga akan terjadi peningkatan transaksi di pasar rakyat. ▫️ Selain melakukan revitalisasi pasar, Kemendag juga melakukan program-program pemberdayaan pasar rakyat, seperti mengadakan pelatihan pengelola pasar rakyat, focus group discussion (FGD) seputar SNI pasar rakyat dan SOP pengelolaan pasar rakyat, sekolah pasar untuk para pedagang, aktivasi pasar rakyat, pendampingan dan sertifikasi SNI pasar rakyat, serta pemberian penghargaan kepada pasar rakyat dan pengelola pasar rakyat yang berprestasi. ▫️ Berbagai upaya yang dilakukan pemerintah tersebut sudah mulai dapat dilihat hasilnya. Berdasarkan observasi di lapangan, pasar yang telah direvitalisasi mengalami kenaikan omzet hingga 20%. Ini berarti masyarakat semakin merasa nyaman dan aman untuk berbelanja di pasar rakyat. Saat ini juga tengah dikembangkan aplikasi daring E-Retribusi dan E-Payment yang dapat digunakan untuk memantau omzet dan membuat sistem kerja pasar rakyat menjadi lebih mudah, tepat, dan efisien. ▫️ Nah, tunggu apa lagi? Yuk, berbelanja kebutuhan sehari-hari di pasar rakyat! #Kemendag #MoT #perdagangan #trade #RevitalisasiPasarRakyat

A post shared by Kementerian Perdagangan RI (@kemendag) on