sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Penanganan Covid lambat, ekonomi RI pulih lebih lama

Penanggulangan coronavirus lebih cepat dan serius, disebut bisa memulihkan ekonomi lebih cepat.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Kamis, 17 Sep 2020 17:35 WIB
Penanganan Covid lambat, ekonomi RI pulih lebih lama
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 291182
Dirawat 61839
Meninggal 10856
Sembuh 218487

Jumlah kasus Covid-19 di Indonesia tercatat terus meningkat setiap hari. Namun, jika dibandingkan negara lain, jumlah tes yang dilakukan Indonesia masih tercatat jauh lebih rendah.

Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal mengatakan jumlah tes yang lebih rendah ini meningkatkan risiko perlambatan ekonomi Indonesia. Menurutnya, masih banyak pekerjaan rumah bagi pemerintah untuk menanggulangi pandemi.

"Kalau dibandingkan dengan negara yang cepat menanggulangi pandemi, ekonomi mereka lebih cepat rebound," kata Faisal dalam webinar CORE Indonesia, Kamis (17/9).

Faisal mengatakan kontraksi ekonomi Indonesia sepanjang kuartal II-2020 memang tidak lebih dalam dibanding negara lain seperti Singapura, Filipina, Malaysia, dan Thailand. Tetapi, negara-negara tersebut sudah berhasil meredam penyebaran pandemi Covid-19.

Sponsored

Bahkan, lanjutnya, dua negara lain yang menangani pandemi lebih dini seperti China dan Vietnam bisa menghindari kontraksi dua kuartal berturut-turut, yang artinya bisa menghindari resesi. Sehingga, menurut Faisal, dengan menanggulangi coronavirus lebih cepat dan serius, bisa memulihkan ekonomi lebih cepat dan menghindari resesi.

Namun, Faisal memperkirakan kontraksi ekonomi di kuartal III dan IV akan lebih ringan dibandingkan dengan kuartal II-2020. Sebab, jika dibedah dari sumber pendapatan domestik bruto (PDB), ekspor-impor yang mencatatkan surplus dan belanja pemerintah bisa berkontribusi ke pertumbuhan positif PDB.

"Tapi untuk sumber PDB lain seperti konsumsi dan investasi, masih akan terkontraksi meskipun sedikit reda," ujarnya.

Berita Lainnya

, : WIB

, : WIB

, : WIB