sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Penerimaan negara mencapai 60,84% dari target

penerimaan berasal dari perpajakan sebesar Rp907,54 triliun. Sementara penerimaan bukan pajak (PNBP) sebesar Rp240,29 triliun.

Cantika Adinda Putri Noveria
Cantika Adinda Putri Noveria Jumat, 21 Sep 2018 23:04 WIB
Penerimaan negara mencapai 60,84% dari target

Penerimaan pendapatan negara dan hibah sampai dengan 31 Agustus 2018 mencapai Rp1.152,83 triliun atau mencapai 60,84% dari target APBN 2018. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani menguraikan, penerimaan berasal dari perpajakan sebesar Rp907,54 triliun. Sementara penerimaan bukan pajak (PNBP) sebesar Rp240,29 triliun. Penerimaan hibah mencapai Rp4,99 triliun. 

"Masing-masing persentasenya mencapai 56,09%, 87,24%, dan 417,01% dari target penerimaan yang ditetapkan pada APBN 2018," ujar Sri Mulyani, Jumat (21/9). 

Secara rinci, penerimaan perpajakan yang berasal dari pajak mencapai Rp799,46 triliun. Penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp108,08 triliun. 

Sponsored

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan mengklaim dalam empat tahun terkahir pertumbuhan penerimaan pajak menunjukkan tren positif. Meneruskan pertumbuhan dua digit di 2018. 

Hal itu ditopang oleh pertumbuhan PPh Non Migas 15,74% atau senilai Rp437,44 triliun. PPh Migas tumbuh 19,18%, senilai Rp42,03 triliun. Serta PPN dan PPnBM yang tumbuh 15,06% atau setara dengan Rp307,57 triliun. 

Sementara itu, realisasi penerimaan PPN dan PPnBM secara year on year tumbuh 15,06%.  "Faktor utamanya adalah pentumbuhan konsumsi dalam negeri dan kinerja impor," tukasnya.