sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Pengusaha ingin Jokowi-Amin segera susun kabinet jilid II

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menginginkan Presiden Joko Widodo segera menyusun kabinet periode kedua pemerintahan.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Rabu, 03 Jul 2019 21:28 WIB
Pengusaha ingin Jokowi-Amin segera susun kabinet jilid II

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menginginkan Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin segera menyusun kabinet periode kedua pemerintahan. 

Wakil Ketua Apindo Shinta Widjaja Kamdani mengatakan penetapan kabinet lebih cepat lebih baik. "Kita tak punya waktu lagi untuk salah tempat atau salah posisi, presiden sudah tahu dia harus lari," ujar Shinta di Sirih, Jakarta, Rabu (3/7).

Shinta pun mengatakan dirinya tak mempermasalahkan menteri di kabinet Jokowi datang dari kaum muda, partai politik, maupun kalangan profesional. Salah satu nama yang digadang-gadang menjadi calon menteri adalah pendiri Go-jek Nadiem Makariem. Shinta tak mempermasalahkan karena Nadiem adalah figur yang kuat dan kompeten.

"Kalau pun mau jadi menteri silakan, luar biasa. Tapi mungkin portofolionya harus jelas," kata Shinta.

Lebih jauh, Shinta melihat dalam kabinet saat ini jika seorang menteri telah menunjukkan kinerja baik tak perlu diganti. Namun, Shinta mengatakan pemerintah sebaiknya fokus melihat fungsi kementerian ke depannya seperti apa daripada individu menteri.

"Ini penting, karena dalam lima tahun ini ada masalah yang dihadapi, terutama masalah koordinasi. Kadang-kadang antara satu kementerian dengan kementerian yang lain kurang koordinasi," ujar Shinta. 

Selain kurang koordinasi, Shinta juga mengamati terdapat gap implementasi antara satu kementerian dengan yang lainnya sehingga menyebabkan kurangnya eksekusi. 

"Kita tak bisa lagi menunggu. Dari segi fungsi yang ada, kita mesti melihat relevansinya. Kalau kita memang mau berubah, ini harus sesuatu yang bisa jalan," kata Shinta. 

Sponsored

Keinginan serupa agar Jokowi segera menyusun kabinet baru juga diungkapkan Ketua Komite Tetap Ketenagakerjaan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bob Azzam.

Bob mengatakan penetapan kabinet pada Oktober terlalu lama. Bob mencontohkan, di Malaysia ketika Mahathir Mohamad diumumkan sebagai pemenang pemilu, keesokan harinya ia langsung dilantik dan menteri-menterinya diumumkan bertahap. 

"Hari ini empat menteri, besoknya lagi empat menteri (di Malaysia). Jadi istilahnya tidak ada waktu yang terbuang," ujar Bob.