sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Pentingnya strategi peningkatan daya saing perikanan Indonesia

Indonesia disebut dapat menjadi penyuplai perikanan dunia.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Kamis, 12 Nov 2020 20:25 WIB
Pentingnya strategi peningkatan daya saing perikanan Indonesia

Yayasan Masyarakat dan Perikanan Indonesia (MDPI) menilai tata kelola perikanan Indonesia harus terus diperbaiki agar wilayah pengelolaan perikanan negara Republik Indonesia (WPPNRI) dapat dimaksimalkan dengan baik.

Ketua MDPI Saut Tampubolon mengatakan, luas WPPNRI mencapai 6,4 juta meter persegi. Dengan luasan wilayah tersebut, lanjutnya, seharusnya Indonesia dapat menjadi penyuplai perikanan dunia.

"Indonesia juga harus memanfaatkan Samudera Hindia dan Pasifik. Ini modal. Manfaatkanlah sumber daya ikan di laut," katanya, Kamis (12/11).

Oleh karena itu, dia mengusulkan kepada pengambil kebijakan dan pemerintah agar dapat mengoptimalkan potensi yang ada dengan melakukan beberapa perbaikan tata kelola perikanan. Yakni, agar melakukan pengembangan armada perikanan nasional, termasuk dalam hal produksi dan tata kelola nelayan kecil.

"Apakah negeri ini ingin mempertahankan armada perikanan nasional yang didominasi oleh 95% kapal berukuran 5 GT sampai 10 GT?" ujarnya.

Lalu, pemerintah perlu membangun strategi peningkatan daya saing perikanan Indonesia. Tidak ada kata lain, baginya hal itu harus dilakukan dengan sertifikasi produk. 

Dia juga menyebut perlu menciptakan ruang partisipasi dalam pengambilan keputusan bagi semua pihak yang terlibat di dalam proses produksi perikanan di dalam negeri.

"Perlu dikasih ruang dengan landasan hukum yang jelas," ucapnya.

Sponsored

Kemudian, untuk meningkatkan kapasitas produksi perikanan nasional dibutuhkan riset, baik di bidang teknologi, sosial, dan ekonomi, serta memperbaiki peraturan perundang-undangan yang saling bertentangan.

Selain itu dia juga mengusulkan untuk memberikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bagi nelayan-nelayan kecil di berbagai daerah di Indonesia. Terakhir, perlunya dukungan pendanaan.

"Nelayan kecil dampingan MDPI selama ini tidak pernah mendapat BBM bersubsidi. Dan juga pengelolaan perikanan itu membutuhkan dana," ucapnya.

Berita Lainnya