sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Penyaluran KUR hingga Februari 2019 capai Rp23 triliun

Capaian ini sebesar 32,3% dari target penyaluran KUR sebesar Rp140 triliun hingga akhir 2019.

Soraya Novika
Soraya Novika Kamis, 04 Apr 2019 19:14 WIB
Penyaluran KUR hingga Februari 2019 capai Rp23 triliun
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 23851
Dirawat 16321
Meninggal 1473
Sembuh 6057

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari seluruh perbankan hingga Februari 2019 mencapai Rp23 triliun. Capaian ini sebesar 32,3% dari target penyaluran KUR sebesar Rp140 triliun hingga akhir 2019.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan capaian penyaluran KUR ini tergolong positif seiring dengan meningkatnya permintaan KUR produksi serta menurunnya bunga kredit menjadi 7% per tahunnya.

"Dengan turunnya bunga menjadi 7% membuat permintaan tumbuh luar biasa, terutama pada KUR produksi," ujar Iskandar di Jakarta, Kamis (4/4).

Iskandar mengatakan pemberian KUR merupakan salah satu upaya pemerintah membantu pembiayaan bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Pemberian KUR bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ini sudah dimulai pada 2007 lalu dan masih cukup diminati hingga saat ini. 

“Demand KUR dulu rendah. Itu latar belakang kita menurunkan salah satu bunganya agar orang kecil punya akses pembiayaan kredit,” kata dia.

Iskandar melanjutkan, pemerintah juga terus memperluas sektor penerima KUR. Untuk KUR produksi, tahun ini pemerintah berencana mencairkan dana penyaluran hingga 60% dari total target KUR. Menurut Iskandar, sektor produksi lebih positif dalam menggenjot ekonomi.

"Tahun ini kita akan lebih banyak salurkan KUR ke sektor produksi, setelah tahun sebelumnya hanya 50%. Jadi tidak hanya fokus di sektor perdagangan," katanya.

Adapun sektor produksi yang dimaksud meliputi bidang pertanian, perikanan, industri, konstruksi, dan jasa-jasa. Rencana ini sudah dimulai sejak 2018 lalu, saat pemerintah sudah mengalokasikan dana KUR kepada petani garam yang sebelumnya tidak memiliki akses pembiayaan.

Sponsored

Sementara itu, sepanjang 2018, realisasi penyaluran KUR mencapai Rp120 triliun yang mencakup 4,4 juta debitur atau pelaku UMKM dengan angka kredit macet atau non performing loan (NPL) 0,24%. Realisasi tersebut mencapai 97,2% dari target yang ditentukan yaitu Rp123 triliun.

Meski demikian, target tahun ini terus dinaikkan dengan strategi pelebaran terhadap jangkauan pelaku UMKM. Sebab, kontribusi sektor ini cukup signifikan.

Sebagai informasi, sumbangan UMKM bagi perekonomian nasional mencapai sekitar 60,34% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau sekitar Rp2.394,5 triliun.

Hal ini sejalan dengan kondisi keberadaan UMKM di Indonesia saat ini yang mencapai sebanyak 62.928.077 unit. 

Dari angka tersebut, sekitar 5.450 unit (0.01%) merupakan usaha besar dengan omzet per tahun lebih dari Rp50 miliar dan aset Rp10 miliar. Sebanyak 58.627 unit (0,09%) adalah usaha menengah yang beromzet per tahun Rp2,5 miliar—Rp50 miliar dengan aset Rp500 juta—Rp50 miliar.

Sementara, 727.090 unit (0,21%) ialah usaha kecil beromzet Rp300 juta-Rp2,5 miliar sebanyak, dan yang terbesar adalah usaha mikro dengan omzet sampai dengan Rp300 juta sebanyak sekitar 62.106.900 (98,70%).
 

Berita Lainnya