sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Penyaluran pinjaman fintech P2P lending capai Rp116 juta dalam 4 tahun

Total penyelenggara fintech P2P lending yang menjadi anggota AFPI sebanyak 159.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Kamis, 03 Sep 2020 16:10 WIB
Penyaluran pinjaman fintech P2P lending capai Rp116 juta dalam 4 tahun
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 406.945
Dirawat 58.868
Meninggal 13.782
Sembuh 334.295

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mencatat jumlah penyaluran pinjaman fintech peer to peer (P2P) lending terus meningkat sejak 2016. Peningkatan penyaluran pinjaman tersebut seiring dengan bertambahnya jumlah penyelenggara fintech yang menyalurkan pinjaman.

Ketua Umum AFPI Adrian Gunadi mengatakan, sejak 2016, total penyelenggara fintech P2P lending yang menjadi anggota AFPI sudah sebanyak 159.

"Kalau kita melihat dalam kurun waktu kurang lebih empat tahun, kami telah menyalurkan Rp116 triliun pembiayaan, baik untuk konsumtif maupun produktif," kata Adrian dalam seminar nasional AFPI, Kamis (3/9).

Adrian melanjutkan, penyaluran pembiayaan fintech P2P lending juga tumbuh signifikan dari tahun ke tahun. Dibandingkan dengan tahun lalu, katanya, penyaluran pembiayaan menunjukkan peningkatan 130%.

Sponsored

Dia merinci, per Juli 2020 dari total penyaluran pinjaman fintech Rp116 triliun tersebut telah menjangkau 26 juta penerima manfaat, dengan jumlah peminjam sebanyak 659.000 lender, terdiri dari mayoritas lender retail atau masyarakat. Dia melanjutkan, tingkat keberhasilan industri P2P lending sejauh ini sebesar 92,01%.

AFPI, lanjutnya, melihat kondisi pandemi ini sebagai kesempatan untuk mengembangkan kegiatan pendanaan, baik konsumtif maupun produktif. Selain itu, kondisi pandemi yang mengutamakan sedikit kontak fisik membuat peranan fintech menjadi lebih besar.

"Kehadiran fintech lending cukup unik, karena kita berkolaborasi dengan berbagai sistem. Tentunya kita berbicara mengenai ekosistem yang cukup luas, bersifat digital, dengan kemampuan data analytic kami bisa menyasar segmen yang tepat," tuturnya.

Berita Lainnya