sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Persiapan dana darurat, investor serbu reksa dana pasar uang

Dana kelolaan reksa dana nasional naik sekitar 2% hingga 4% setiap bulannya sejak Juni hingga Agustus 2020 lalu.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Jumat, 02 Okt 2020 19:37 WIB
Persiapan dana darurat, investor serbu reksa dana pasar uang

Pandemi Covid-19 memicu kesadaran para investor untuk meningkatkan investasinya di masa krisis, terutama sebagai persiapan dana darurat.

Co-founder dan Chief Investment Officer Fundtastic, Franky Chandra melihat terjadi pertumbuhan total dana kelolaan (AUM) yang dihimpun dalam platform Fundtastic. Total dana AUM mengalami kenaikan rata-rata sekitar 10% hingga 20% setiap bulan setelah sempat terkoreksi selama Maret hingga Mei 2020, ketika pemerintah mengeluarkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada awal munculnya pandemi.

Hal ini sejalan dengan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di mana pertumbuhan dana kelolaan reksa dana nasional meningkat sekitar 2% hingga 4% setiap bulannya sejak Juni hingga Agustus 2020 lalu.

Dari total kenaikan reksa dana, Franky melanjutkan, banyak investor yang menempatkan dana investasinya ke reksa dana pasar uang, yang mencapai hingga 70% dari total dana AUM di Fundtastic. Sementara, porsi investasi ke reksa dana saham dan reksa dana pendapatan tetap masing-masing mencapai 20% dan 10% dari total AUM.

"Produk reksa dana pasar uang yang menjadi produk paling diminati dalam platform kami, artinya masyarakat mulai paham saat terjadi krisis dan resesi, ada dana darurat itu penting, dan mereka juga paham dan memilih sesuai kebutuhan, masuknya ke pasar uang," kata Franky, dalam keterangan resminya, Jumat (2/10).

Dia memproyeksikan, reksa dana pasar uang akan terus menjadi pilihan investasi utama para investor milenial di masa pandemi ini, terutama dengan kesadaran persiapan dana darurat yang semakin tinggi.

Sebagai informasi, reksa dana pasar uang merupakan produk yang dikelola manajemen investasi dengan mayoritas portofolio investasi pada deposito-deposito perbankan. Keuntungan yang diberikan reksa dana pasar uang terbilang positif dan tahan banting dibandingkan dengan kinerja reksa dana saham dan pendapatan tetap yang sempat terpukul akibat dana asing yang sempat keluar dari pasar finansial Indonesia.

Adapun sejak beroperasi di akhir 2019, Fundtastic telah mengumpulkan total dana kelolaan sebesar Rp106 miliar. Fundtastic bekerja sama dengan 12 manajemen investasi untuk mendistribusikan produk-produk reksa dana yang aman dan nyaman bagi investor. Di samping itu, Fundastic juga menyediakan produk investasi emas yang bekerja sama dengan IndoGold.

Sponsored

 

Berita Lainnya