sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Jelang nataru, Pertamina pastikan stok BBM dan gas dalam kondisi sangat aman

Perseroan akan terus memantau proses distribusi bahan bakar melalui Pertamina Integrated Command Centre (PICC).

Asyifa Putri
Asyifa Putri Kamis, 09 Des 2021 19:31 WIB
Jelang nataru, Pertamina pastikan stok BBM dan gas dalam kondisi sangat aman

Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga memastikan stok dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan elpiji aman selama libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

"Menyambut masa Natal dan Tahun Baru, kami pastikan stok nasional dalam kondisi sangat aman. Per 7 Desember, ketahanan stok untuk seluruh produk bahan bakar minyak rata-rata berada di atas 19 hari, LPG di atas 14 hari, dan Avtur 35 hari," ujar Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution dalam keterangan resminya, Kamis (9/12).

Alfian mengatakan, perseroan akan terus memantau proses distribusi bahan bakar melalui Pertamina Integrated Command Centre (PICC) dan dashboard digitalisasi SPBU.

Selain itu, perseroan juga mengaktifkan kembali satuan tugas Natal dan Tahun Baru untuk memastikan seluruh kebutuhan energi masyarakat terpenuhi dengan baik.

Berdasarkan proyeksi perusahaan, selama masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, kenaikan konsumsi 6,2% untuk bensin, diesel sebanyak 2,7%, elpiji 3,0%, dan avtur 24%. Di mana, kenaikan konsumsi tersebut dibandingkan dengan rata-rata kebutuhan bahan bakar pada Oktober 2021.

Untuk mengantisipasi kenaikan konsumsi, Pertamina telah menyiapkan 114 terminal BBM, 23 terminal elpiji, 68 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), lebih dari 7.400 SPBU, serta seluruh rantai distribusi elpiji mulai dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBBE) hingga agen dan pangkalan elpiji baik subsidi maupun nonsubsidi.

Selain itu, Pertamina kembali menyiapkan layanan dan fasilitas tambahan di jalur-jalur dan wilayah dengan proyeksi kenaikan konsumsi tertinggi. Sebagai contoh, di wilayah yang warganya banyak merayakan Natal, tempat wisata, jalur lintas utama dan wilayah rawan bencana.

"Setidaknya akan disiapkan 1.077 SPBU Siaga di jalur reguler, 63 SPBU Siaga di jalur tol, 218 Motoris atau armada Pertamina Delivery Service (PDS), 144 titik kantong BBM SPBU, dan 34 unit Pertashop atau SPBU modular," jelasnya.

Sponsored

Selanjutnya, lebih dari 48 ribu agen dan pangkalan Elpiji Siaga dan layanan di 68 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) akan terus siaga memenuhi kebutuhan avtur bagi seluruh maskapai penerbangan.

Berita Lainnya
×
tekid