sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

PLN Jabar siagakan 72 posko antisipasi gangguan imbas cuaca ekstrem

Sebanyak 6.883 gardu padam hingga Rabu pagi akibat cuaca ekstrem di berbagai daerah di "Bumi Pasundan".

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Kamis, 10 Des 2020 07:14 WIB
PLN Jabar siagakan 72 posko antisipasi gangguan imbas cuaca ekstrem

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat (Jabar) melakukan berbagai upaya antisipasi gangguan layanan imbas cuaca ekstrem di berbagai daerah. Menyiapkan 72 posko siaga, salah satunya.

"(Lalu) 3.799 orang personel serta menyiapkan 103 genset, 20 UPS, 99 unit gardu bergerak, 12 unit kendaraan deteksi, dan 700 unit kendaraan operasional," ucap General Manager PLN UID Jabar, Agung Nugraha, Rabu (9/12).

"Selain itu, kami berkoordinasi dengan aparat, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), dan pemda (pemerintah daerah) setempat untuk upaya pemulihan," imbuhnya via keterangan tertulis.

Seluruh personel yang dikerahkan, terutama petugas teknik lapangan, diklaim dilengkapi alat pelindung diri. Dalih Agung, "Tidak ada yang lebih berharga dari jiwa manusia."

Dirinya berharap, masyarakat segera melapor jika terjadi gangguan listrik imbas cuaca ekstrem. Tiang roboh atau kabel tertimpa pohon, misalnya.

"Informasi layanan kelistrikan selama kondisi cuaca ekstrem ini warga dapat menghubungi contact center PLN 123 dengan cara menekan kode area dilanjutkan dengan 123," tandasnya.

Cuaca ekstrem yang melanda Garut, Cianjur, Sukabumi, Cimahi, Purwakarta, dan Tasikmalaya pada Selasa (8/12), membuat 6.833 gardu listrik padam. Baru 4.748 di antaranya yang berhasil dioperasikan kembali hingga Rabu siang.

PLN berdalih, sukarnya medan, seperti pegunungan dan lembah, menjadi tantangan memperbaiki 2.436 gardu listrik yang terganggu. Dengan demikian, membuat wilayah terdampak sulit dijangkau.

Sponsored
Berita Lainnya