sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Polisi bentuk satgas khusus investasi bodong GCG

Modus penipuan Guardian Capital Group (GCG) dengan mengadakan seminar di hotel dengan penawaran bonus mewah.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Jumat, 02 Agst 2019 13:59 WIB
Polisi bentuk satgas khusus investasi bodong GCG

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri mengambil alih laporan investasi bodong yang dilakukan oleh Guardian Capital Grup (GCG) Asia di sejumlah Polda. 

Kasubnit Pajak, Asuransi, dan Investasi Dirtipideksus Kompol Setyo Bimo Anggoro mengatakan, korban dari investasi bodong GCG tersebut telah menyebar di berbagai daerah di Indonesia.

“Korban GCG ini tidak hanya di satu tempat, yang paling besar memang di wilayah Sumatera Utara dan beberapa polda lainnya seperti Polda Riau,” kata Bimo di Humas Mabes Polri, Jumat (2/8).

Menurut Bimo, saat ini pihaknya mengonfirmasi terlebih dahulu para korban. Ke depannya akan ada satuan tugas (satgas) khusus yang akan dibentuk untuk menyelidiki kasus tersebut.

“Sementara itu, kami sedang mengumpulkan data-data dari tiap polda, kemudian akan dibentuk satgas khusus,” ujar Bimo.

Direktur Utama GCG Asia tengah menjalani proses hukum di Kamboja. Polisi menyebut Direktur Utama GCG Asia terjerat kasus kejahatan manipulasi data untuk mengeruk keuntungan.

Polisi mengantongi beberapa nama yang terlibat sebagai petinggi GCG Asia, namun belum dapat membeberkannya saat ini.

Lebih lanjut Bimo menjelaskan, GCG melakukan penipuan dengan modus penipuan mengadakan seminar-seminar di hotel mewah dengan mengundang tokoh pemerintahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan menawarkan bonus. Bonusnya sendiri berupa barang mewah seperti mobil dan kapal pesiar.

Sponsored

“Ini semacam forex, tapi kebanyakan forex ini menawarkan orang dengan untung satu bulan dapat 10%, makanya masyarakat tergiur,” tuturnya.