sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Airlangga sebut potensi ekonomi digital di 2025 capai US$124 miliar

 Adapun pada 2020, nilai ekonomi digital Indonesia telah mencapai US$44 miliar.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Kamis, 04 Mar 2021 15:42 WIB
Airlangga sebut potensi ekonomi digital di 2025 capai US$124 miliar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, potensi ekonomi digital Indonesia pada 2025 mencapai US$124 miliar. Adapun pada 2020, nilai ekonomi digital Indonesia telah mencapai US$44 miliar.

Untuk itu, para pelaku usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) perlu didorong untuk masuk ke ekonomi digital, agar mampu menggaet potensi ekonomi digital yang besar tersebut.

"Indonesia juga perlu mendorong digitalisasi karena nilai ekonomi digital ini saat US$44 miliar dan ini salah satu yang bisa mendorong Indonesia meloncat di 2025 yang potensinya US$124 miliar," katanya dalam video conference, Kamis (4/3).

Untuk menyongsong revolusi industry 4.0 dan potensi ekonomi digital hingga US$124 miliar di 2025, kuncinya terletak pada pengembangan e-commerce dan akselerasi kebijakan di Kementerian Perdagangan.

"Temasuk IoT dan industry 4.0. Ujung semua adalah e-commerce dan ini tidak bisa lepas dari Kemendag," ujarnya.

Menurutnya, UMKM adalah sektor usaha yang paling pas untuk menghadapi gelombang ekonomi digital ke depan. Pasalnya, dengan total 64,2 juta UMKM yang ada di Indonesia, porsinya akan sangat besar bagi perekonomian.

"UMKM menjadi penting. Jumlahnya 64,2 juta dan menyerap tenaga kerja yang cukup besar sehingga perlu didorong untuk digitalisasi UMKM," ucapnya.

Lebih lagi, populasi Indonesia yang saat ini tercatat 272 juta jiwa diketahui memiliki 338,2 juta ponsel. Dari total itu, sekitar 60% adalah ponsel pintar. Bila modal itu dimaksimalkan, maka nilai ekonomi digital Indonesia dapat jauh lebih besar dari yang diperkirakan.

Sponsored

"Jadi kita masih ada tantangan, kalau ponsel bisa dialihkan semua kepada smartphone, maka berpotensi makin besar lagi," tuturnya.

Berita Lainnya