sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Presiden minta Kadin dampingi 2 juta petani swadaya hingga 2023

Pendampingan kepada satu juta petani swadaya untuk memperkuat kolaborasi produktif di sektor pangan.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Rabu, 18 Nov 2020 10:59 WIB
Presiden minta Kadin dampingi 2 juta petani swadaya hingga 2023
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 506.302
Dirawat 64.878
Meninggal 16.111
Sembuh 425.313

Presiden Joko Widodo meminta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia berkomitmen mendampingi dua juta petani swadaya hingga 2023.

Jokowi mengatakan, pendampingan kepada satu juta petani swadaya untuk memperkuat kolaborasi produktif di sektor pangan telah dilakukan oleh Kadin pada awal 2020.

"Saya menunggu komitmen pendampingan 2 juta petani swadaya pada 2023. Saya sangat berharap model bisnis kolaboratif yang inklusif ini bisa mendongkrak sektor pangan sebagai kekuatan ekonomi baru," kata Jokowi dalam Jakarta Food Security Summit 5, Rabu (18/11).

Menurut presiden, pengembangan sektor pangan membutuhkan cara baru yang inovatif. Selain itu, pengembangan sektor pangan juga perlu meningkatkan efisiensi proses produksi, dan meningkatkan pangan berkualitas dengan harga terjangkau.

Sponsored

"Pengembangan sektor pangan juga perlu memperbaiki daya dukung lingkungan dan menyejahterakan petani. Kita harus melompat dengan cara baru, dengan skala produksi yang lebih besar," ujar Jokowi.

Dia pun mendukung skema inclusive closed loop yang diajukan Kadin, untuk terus dikembangkan. Terutama dalam mengembangkan kemitraan antar pemangku kepentingan, yang akan menguntungkan dari hulu sampai ke hilir.

"Skema inclusive closed loop perlu terus dikembangkan, terutama dalam mengembangkan kemitraan antar pemangku kepentingan yang saling menguntungkan dari hulu sampai ke hilir," tuturnya.

Berita Lainnya