sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Presiden minta Kemendag pastikan stok barang aman jelang Ramadan

Presiden Jokowi memprediksi tingkat konsumsi akan tinggi pada akhir April 2020.

Laila Ramdhini
Laila Ramdhini Rabu, 04 Mar 2020 11:05 WIB
Presiden minta Kemendag pastikan stok barang aman jelang Ramadan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 28233
Dirawat 18129
Meninggal 1698
Sembuh 8406

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan instansi terkait lainnya memastikan stok bahan makanan mencukupi menjelang Ramadan, yang merupakan momentum konsumsi tinggi pada akhir April 2020.

Presiden Jokowi mengatakan masyarakat sedang menghadapi tekanan karena wabah coronavirus baru atau Covid-19. Oleh karena itu, jangan sampai stok bahan makanan di pasaran tidak mencukupi yang dapat menambah keresahan masyarakat.

"Sebentar lagi kita dihadapkan pada puasa Ramadhan. Sudah dekat dengan puasa, sehingga pasokan barang harus cukup. Jangan sampai membuat masyarakat khawatir. Masyarakat sudah khawatir soal Corona, jangan sampai resah lagi," ujar Presiden Jokowi dalam pembukaan rapat kerja Kemendag 2020 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/3).

Presiden Jokowi mengingatkan pada Februari 2020, kenaikan harga bawang putih telah menjadi salah satu penyebab inflasi. Di bulan kedua itu, bawang putih menyumbang inflasi secara keseluruhan sebesar 0,09%.

Kepala Negara meminta segala hambatan dipangkas untuk pemenuhan stok bahan makanan di dalam negeri. "Contoh dua bulan bawang putih beri dampak inflasi, gara-gara prosedur," ujar Presiden Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi meminta Kemendag tanggap dengan tekanan ekonomi global yang meningkat akibat wabah coronavirus. Salah satu hal yang harus diperbuat Kemendag, kata dia, adalah mempermudah izin untuk impor agar stok di dalam negeri mencukupi.

"Rapat kerja Kemendag fokus bagaimana mempercepat prosedur yang berbelit. Prosedur mana potong, sederhanakan, simpelkan. Ini situasi sangat tidak normal. Situasi sangat beda karena adanya Corona sangat berbeda," tambah Presiden.

Adapun di Februari 2020, inflasi bulanan tercatat sebesar 0,28% (month to month/mtm). Dengan begitu, inflasi tahun kalender sebesar 0,66% dan inflasi tahunan (year on year/yoy) menjadi 2,98%.

Sponsored

Komoditas yang memberikan sumbangan inflasi adalah bawang putih sebesar 0,09%, cabai merah 0,06%, daging ayam ras dan jeruk masing-masing memberikan andil 0,02%.

Berita Lainnya