sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Presiden tegaskan pentingnya lakukan hilirisasi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pentingnya hilirisasi untuk menekan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD)

Eka Setiyaningsih
Eka Setiyaningsih Senin, 03 Des 2018 12:50 WIB
Presiden tegaskan pentingnya lakukan hilirisasi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.322.866
Dirawat 158.408
Meninggal 35.786
Sembuh 1.128.672

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pentingnya hilirisasi untuk menekan defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) yang masih melebar. Penyebab melebarnya CAD masih sama, jumlah impor jauh lebih besar dari ekspor.

"Kita tahu semuanya, problem besar sejak berpuluh tahun yang lalu adalah CAD. Kita tahu masalahnya dan problemnya tapi tidak pernah selesaikan masalahnya," kata Jokowi saat memberi sambutan di acara CEO Networking 2018 di Ritz Carlton, Senin (3/12).

Presiden mengatakan, sumber daya alam Indonesia sangat melimpah, mulai dari sektor pertambangan mineral seperti bauksit, batu bara. Lalu dari perkebunan ada kelapa sawit serta perikanan. Di mana masing-masing sumber daya tersebut diekspor besar-besaran. Namun, sayangnya itu semua hanya barang mentah. 

"Misalnya mineral bauksit. Setiap tahun jutaan ton bauksit mentah kita ekspor dengan harga US$ 35 per ton. Tapi di sisi lain pabrik alumunium setiap tahun impor ratusan ribu ton alumina yang merupakan produk hilir bauksit. Kuncinya dari hilir," tambahnya.

Padahal jika bauksit diolah menjadi alumina, harganya bisa melonjak hingga 10 kali lipat yakni bisa mencapai US$350 per ton. 

Hal itu, menurut Jokowi juga terjadi di jenis usaha yang lain. Seperti misalnya batu bara. Sudah terlalu lama pengusaha Indonesia hanya melakukan jual beli batu bara tanpa melakukan hilirisasi.

"Kita lihat lagi batu bara. Batu bara setiap tahun, seingat saya kurang lebih 480 juta ton batu bara mentah ekspor. Coba kalau sejak dulu ada hilirisasi di situ, yang namanya batu bara kalori rendah bisa dipakai elpiji. Apalagi kita impor elpiji 4 juta ton. Terakhir saya dengar avtur bisa. Tapi kenapa itu tidak dilakukan hilirisasi. Seperti ini pun harus segera dihentikan," tambahnya.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah saat ini memaksa pelaku usaha melakukan hilirisasi atau industrialiasi. Misalkan saja kewajiban pemanfaatan CPO terhadap bio solar (B20).

Sponsored

"Kita wajibkan penggunannya. Berapa juta ton impor solar yang bisa dihemat. Kalau sulit kita beri denda. Kalau tidak bisa juga, entah pakai jurus apa lagi agar ini terealisasi. Kita akan menuju B50, B80, B100. Kembali lagi ini akan kurangi CAD kita karena impor solar bisa dihilangkan dikurangi," ucapnya.

Jokowi pun mengajak para CEO untuk ikut berpartisipasi dalam rangka melakukan hilirisasi dan industrialisasi. Dia mengajak para pelaku usaha menghentikan ekspor barang mentah dan melakukan hilirisasi.

"Stop ekspor bahan mentah, kurangi bahan mentah. Memang saya tahu, saya pernah bisnis dagang itu lebih enak daripada industri pusing urusin industri. Pusing memang industri. Tapi ini memang keperluan negara kita," tegasnya.

Pemerintah memang sedang mewacanakan gasifikasi batu bara untuk membantu mengurangi impor LPG, di mana per tahunnya bisa mencapai 4 juta ton. Jokowi ingin hilirisasi ini dipercepat, jika masih tertunda karena alasan teknologi, ia tak keberatan untuk membeli teknologinya.

"Atau cari partner, saya selalu dorong itu. Menyelesaikannya memang ke hilirisasi tidak ada yang lain," pungkas Jokowi.

Berita Lainnya