sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

PSBB, 223 kantor cabang Bank Mandiri di DKI tetap buka

Kantor cabang akan memberikan layanan perbankan mulai pukul 09.00 hingga 14.00 dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Senin, 14 Sep 2020 14:18 WIB
PSBB, 223 kantor cabang Bank Mandiri di DKI tetap buka
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 266845
Dirawat 60431
Meninggal 10218
Sembuh 196196

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menyesuaikan operasi kantor cabang di DKI Jakarta, menyusul kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara penuh. Langkah pemprov itu untuk mengerem laju penambahan kasus Covid-19.

Sejak Senin (14/9), Bank Mandiri tetap membuka 223 kantor di seluruh DKI Jakarta. Jumlah ini berkurang apabila dibandingkan dengan kantor cabang yang buka pada masa PSBB transisi sebelumnya, yakni 287 kantor. Kantor cabang tersebut akan memberikan layanan perbankan mulai pukul 09.00 hingga 14.00, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat oleh seluruh karyawan.

Direktur Operations Bank Mandiri Panji Irawan mengatakan pengoperasian cabang tersebut telah menyesuaikan dengan arahan Pemprov DKI Jakarta, terkait penghentian operasional beberapa kawasan, gedung ataupun instansi lain.

“Jika ada kantor cabang Bank Mandiri yang berada di dalam kawasan atau gedung atau wilayah yang ditutup, tentu kami harus mengalihkan operasional cabang tersebut ke cabang terdekat," kata Panji dalam keterangan resminya, Senin (14/9).

Faktor lain yang akan diperhatikan adalah kedekatan antar cabang yang memungkinkan dilakukan pengalihan operasional. Untuk itu, katanya, nasabah dapat mengakses informasi data cabang operasional melalui Bmri.id/operasionalcabang yang akan diperbarui secara harian.

Panji melanjutkan, dalam penerapan waktu kerja ini, pihaknya berharap dukungan dan pengertian nasabah untuk mengikuti ketentuan yang ditetapkan di setiap kantor cabang Bank Mandiri, terutama terkait protokol kesehatan.

Protokol kesehatan yang diterapkan yakni pemeriksaan suhu tubuh nasabah dan pegawai menggunakan thermometer gun sebelum memasuki gedung kantor Bank Mandiri. Lalu, pembatasan kontak langsung antara pegawai dan nasabah, serta pengaturan antrean nasabah dengan konsep physical distancing.

Di samping itu, Bank Mandiri juga memastikan seluruh teller menggunakan masker dan sarung tangan, menyiapkan hand sanitizer, memasang akrilik di counter teller dan meja CS, serta melakukan penyemprotan gedung dengan cairan desinfektan secara berkala.

Sponsored

"Dalam kondisi seperti ini, prioritas kami tentu adalah kesehatan serta keselamatan nasabah dan karyawan," ujar Panji.

Terkait layanan, pihaknya berharap nasabah dapat memanfaatkan berbagai channel elektronik Bank Mandiri yang bisa menggantikan peran kantor cabang. Layanan tersebut antara lain anjungan tunai mandiri atau ATM/CRM berikut mesin electronic cash register (EDC), serta melalui channel berbasis aplikasi atau web, seperti aplikasi Mandiri Online, Mandiri Internet Bisnis, Mandiri Cash Management, dan termasuk juga transaksi melalui agen branchless banking.

Bahkan dengan transformasi digital Bank Mandiri, lanjutnya, saat ini masyarakat juga dapat melakukan pembukaan rekening tabungan di manapun, tanpa harus datang ke kantor bank, maupun bertemu dengan staf perbankan di Bank Mandiri.

"Semua keperluan untuk pembukaan tabungan dapat dilakukan dengan video call," tutur Panji.

Berita Lainnya
×
img