sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Realisasi dana PEN hingga November 2020 capai Rp371,17 triliun

Realisasi PMN untuk BUMN hingga November 2020 masih dalam proses realisasi.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Senin, 09 Nov 2020 15:34 WIB
Realisasi dana PEN hingga November 2020 capai Rp371,17 triliun
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 939.948
Dirawat 149.388
Meninggal 26.857
Sembuh 763.703

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati memaparkan, realisasi anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN) higga 4 November 2020 mencapai Rp376,17 triliun atau 54,1% dari pagu anggaran sebesar Rp695,2 triliun.

"Sudah semakin membaik karena semua kementerian dan lembaga sudah dimonitor. Terjadi kenaikan di kuartal ketiga dan November," katanya dalam video conference, Senin (9/11).

Dia merinci, untuk dana PEN bidang kesehatan realisasi telah mencapai Rp32,15 triliun atau 33,1% dari pagu penyesuaian Rp97,6 triliun; sedangkan dana perlindungan sosial terealisasi sebesar Rp177,05 triliun atau 75,6% dari pagu penyesuaian Rp234,33 triliun; 

Lalu, dukungan sektoral pemerintah daerah (pemda) Rp32,1 triliun atau 48,8% dari pagu Rp65,97 triliun; dukungan UMKM Rp94,64 triliun atau 82,4% dari pagu Rp114,81 triliun; insentif usaha Rp38,13 triliun atau 31,6% dari pagu Rp120,6 triliun; pembiayaan korporasi Rp2 triliun atau 3,2% dari pagu 62,22 triliun.

"Korporasi sudah terealisasi untuk jaminan IJP, kredit sebesar Rp945 juta dan dana cadangan claim loss limit Rp2 triliun," ucapnya.

Dia pun menyampaikan, realisasi PMN untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga November 2020 masih di dalam proses realisasi. Sejumlah penyesuaian aturan dan regulasi juga tengah disiapkan agar program PEN untuk korporasi dapat disalurkan.

Dia mencontohkan, untuk PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) misalnya telah dilakukan perubahan di dalam peraturan pemerintah (PP) agar PT SMI dapat membantu pembangunan infrastruktur di daerah.

Begitu pula untuk PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) dan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) untuk dapat memberikan jaminan infrastruktur di berbagai daerah di Indonesia dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.

Sponsored

Selain itu, beberapa peraturan pemerintah dalam rangka penanaman modal pemerintah di beberapa BUMN juga hampir selesai digarap, sehingga realisasi dana bagi BUMN dapat segera digelontorkan.

"Ini supaya instrumen kebijakan pemerintah bisa ditingkatkan karena kebutuhan program PEN dan pemulihan ekonomi sangat banyak yang harus direvisi," ucapnya.

Berita Lainnya
×
img