sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Realisasi kredit tumbuh lambat, Mandiri fokus genjot sektor produksi

Penyaluran kredit bersubsidi kepada debitur baru sebesar 39,7% dari total target tahun ini.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Jumat, 24 Jul 2020 19:23 WIB
Realisasi kredit tumbuh lambat, Mandiri fokus genjot sektor produksi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 406.945
Dirawat 58.868
Meninggal 13.782
Sembuh 334.295

Penyaluran kredit perbankan tak bertenaga. Bank Mandiri mencatat hanya mampu menyalurkan kredit bersubsidi kepada debitur sebesar 39,7% dari total target tahun ini, atau senilai Rp7,03 triliun kepada 84.500 debitur sepanjang periode Januari-Juni 2020.

Dari total nilai penyaluran tersebut, sebanyak 61,23% atau Rp4,31 triliun disalurkan ke sektor produksi yang meliputi subsektor pertanian, perikanan, industri pengolahan, pertambangan, jasa produksi dan pariwisata

Meski demikian, Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan mengatakan, penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) ke sektor produksi akan terus ditingkatkan mengingat sektor ini menjadi tumpuan hidup sebagian besar masyarakat Indonesia, sekaligus menjadi roda penggerak perekonomian nasional

“Meski dibayangi pandemi Covid-19, kami tetap berupaya untuk dapat menyalurkan KUR dengan cepat dan tepat sasaran, apalagi beberapa wilayah di Indonesia sudah mulai menerapkan pelonggaran kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dalam fase adaptasi menuju New Normal,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (24/7).

Dia memperkirakan, pelonggaran ini akan mulai meningkatkan aktivitas para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta usaha produktif lainnya sehingga mereka akan membutuhkan fasilitas permodalan untuk mengembangkan usaha yang dimiliki. 

Selain itu, pihaknya akan memperluas skema-skema produk pembiayaan di sektor produksi untuk komoditas tertentu di sektor pertanian yang menyesuaikan dengan kebutuhan masa tanam di mana pokok dan bunga dibayarkan pada saat panen.

“Kami juga akan memanfaatkan basis nasabah kami, terutama nasabah di segmen wholesale Bank Mandiri yang bergerak di sektor-sektor produktif seperti pertanian, perikanan, dan industri pengolahan dalam hal off taker dan rekomendasi penyaluran KUR kepada value chain mereka,” ujarnya. 

Dia menuturkan, pihaknya juga berancang-ancang untuk mengoptimalkan kolaborasi yang sudah terjalin dengan platform digital seperti e-commerce dan pelaku usaha teknologi finansial (tekfin) berskema peer to peer (P2P) dalam menyalurkan KUR secara digital. 

Sponsored

Saat ini, Bank Mandiri telah mengantongi kesepakatan kerjasama penyaluran digital lending dari tiga marketplace besar, yaitu, Shoppee, Tokopedia dan Bukalapak, serta beberapa tekfin seperti Amartha, Crowde, Investree, Akseleran dan Koinworks.

“Kami optimistis, berbagai strategi dan inisiatif yang kami kembangkan ini akan mengakselerasi penyaluran KUR Bank Mandiri,” ucapnya.

Berita Lainnya