sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Realisasi pembangunan JIS capai 48,41% pada pekan ke-77

Jakpro mengembangkan JIS sebagai tempat serbaguna. Artinya, fasilitas bukan hanya untuk menggelar pertandingan sepak bola saja.

Fatah Hidayat Sidiq
Fatah Hidayat Sidiq Jumat, 26 Feb 2021 14:20 WIB
Realisasi pembangunan JIS capai 48,41% pada pekan ke-77
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Realisasi pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) hingga minggu ke-77 mencapai 48,41% dari rencana 48,28%. Dengan demikian, ada deviasi positif sebesar 0,13%, padahal digarap dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam setahun terakhir mengingat situasi pandemi Covid-19. 

"Kita doakan dan kawal bersama agar proyek strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dapat rampung sesuai target yang diharapkan," kata Direktur Proyek PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro, Iwan Takwin, dalam keterangan tertulis, Jumat (26/2).

Selaku pemilik proyek, Jakpro bersama kerja sama operasi (KSO) mengembangkan JIS sebagai tempat serbaguna (multipurpose venue) selain berkonsep ramah lingkungan (green building). Artinya, fasilitas tersebut bukan hanya menggelar pertandingan sepak bola saja, melainkan juga kegiatan besar lainnya, seperti ekshibisi ataupun konser musik.

Untuk mendukung hal tersebut, JIS bakal dilengkapi atap buka tutup (retractable roof) dengan mengadopsi struktur kerangka struktural tiga dimensi (space frame). Struktur ini terdiri dari bola sendi, pipa, konus, heksagon, dan baut high tensile (HT).

Space frame merupakan suatu sistem struktur rangka ruang yang kaku dan ringan serta menggunakan sistem sambungan antarbatang yang membentuk segitiga dengan joint-joint yang saling mengunci dengan pola geometri. Dengan demikian, struktur mudah dipasang dan dibentuk sehingga efisien dan lebih cepat dalam pemasangan dibandingkan rangka baja profil dengan bentang yang panjang.

Sementara itu, fitur atap buka tutup dapat mengakomodasi berbagai kebutuhan kegiatan yang berlangsung di bawahnya. Pun dilengkapi fitur sky viewing deck agar pengunjung bisa menikmati pemandangan lapangan dari sisi atas stadion dan mengelilingi lingkaran atap.

Struktur rangka atap utama telah tersedia di lokasi proyek JIS dan sedang dalam tahap perakitan. Setelahnya, akan diangkat sekaligus menggunakan metode heavy lifting dengan berat struktur atap sekitar 3.000 ton saat diangkat.

Rumput yang digunakan jenis hibrida (hybrid) berstandar internasional. Ini menjadikan JIS sebagai lapangan sepak bola pertama di Indonesia yang memakainya baik di lapangan utama maupun latih.

Sponsored

Rumput hibrida digunakan karena lebih awet dengan 1.000 jam pertandingan daripada rumput natural yang hanya 300 jam. Dus, JIS berpeluang menghelat dua pertandingan dalam satu hari dalam pertandingan resmi berstandar FIFA.

Di sisi lain, Jakpro telah rampung membangun dua lapangan latih di kompleks stadion berstandar FIFA tersebut. Usai diresmikan pada akhir Desember 2020, perawatan dua fasilitas tersebut dilakukan secara optimal dan hati-hati, seperti membatasi akses dan aktivitas, lantaran memakai rumput hibrida.

Lapangan latih dijadwalkan memasuki tahap evaluasi. Diharapkan dapat beroperasi dan digunakan pada medio 2021.

Corporate Communications Manager Jakpro, Melisa Sjach, menambahkan, pihaknya juga melaksanakan amanah Pemprov Jakarta agar pembangunan JIS tetap memperhatian kepentingan masyarakat setempat. Karenanya, warga sekitar, khususnya Kampung Bayam, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dilibatkan dalam program pemukiman kembali (resettlement action plan/RAP).

"Sejak dilaksanakannya pencairan kompensasi di bulan Juli 2020 lalu hingga Februari 2021, terdapat lebih dari 590 kepala keluarga (KK) Kampung Bayam yang memperoleh kompensasi ganti untung. Hal ini juga berarti, bahwa realisasi program telah berjalan mencapai 94,02% dari target jumlah KK yang terdata," tuturnya.

"Warga yang telah menerima kompensasi diberikan kesempatan untuk mengosongkan area existing dan melakukan pembongkaran mandiri dengan jangka waktu maksimal 30 hari sejak dana diterima. Hal ini tertuang dalam surat pernyataan kesepakatan yang ditandatangani oleh masing-masing KK penerima kompensasi," tambahnya.

Jakpro dibantu konsultan independen dalam menentukan jumlah dana yang diberikan kepada warga Kampung Bayam. Tim KJPP telah menginventarisasi aset masyarakat di lokasi terdampak pada Februari 2020 dengan menggunakan acuan penghitungan sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 62 Tahun 2018.

Berita Lainnya