sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Sri Mulyani: Realisasi PEN hingga April capai Rp134,07 triliun

Realisasi pada April ini, telah mengalami peningkatan dibandingkan dengan Februari yang realisasinya baru sebesar Rp24,6 triliun.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Kamis, 22 Apr 2021 17:19 WIB
Sri Mulyani: Realisasi PEN hingga April capai Rp134,07 triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, realisasi anggaran program pemulihan ekonomi nasional (PEN) hingga 16 April, telah mencapai Rp134,07 triliun, atau 19,2% dari total pagu sebesar Rp699,43 triliun.

"Realisasi program PEN hingga 16 April 2021 mencapai Rp134,07 triliun dari pagu anggaran sebesar Rp699 triliun, ini kenaikannya sangat tinggi," katanya dalam video conference APBN Kita, Kamis (22/4).

Dia pun menyebut realisasi pada April ini, telah mengalami peningkatan dibandingkan dengan Februari yang realisasinya baru sebesar Rp24,6 triliun.

Realisasi PEN sebesar Rp134,07 triliun itu disalurkan ke bidang kesehatan Rp18,59 triliun atau 11% dari pagu Rp175,2 triliun untuk diagnostik testing dan tracing, biaya perawatan pasien, insentif nakes, pengadaan obat dan vaksin, serta bantuan iuran JKN untuk 17,96 juta orang.

Kemudian, untuk perlindungan sosial Rp47,92 atau 32% dari pagu Rp150,88 triliun meliputi PKH untuk 9,7 juta KPM, bansos tunai untuk 9,59 juta KPM, Kartu Sembako untuk 15,93 juta KPM, BLT Desa untuk 2,45 juta KPM, Kartu Prakerja untuk 2,4 juta orang, serta bantuan kuota internet untuk 26,99 juta siswa dan pendidik.

Lalu, untuk program prioritas Rp14,9 triliun atau 12% dari pagu Rp125,17 triliun untuk padat karya K/L bagi 272,1 ribu naker, ketahanan pangan untuk program food estate dan irigasi, serta ICT untuk penyediaan infrastruktur TIK dan penyiaran publik.

Selanjutnya, untuk pengembangan kawasan industri, untuk pengembangan kawasan strategis dan program penanaman modal serta pariwisata untuk KSPN, ekowisata, dan pelatihan SDM.

Selanjutnya untuk dukungan UMKM dan korporasi yang terealisasi Rp37,71 triliun atau 20% dari pagu Rp191,13 triliun meliputi BPUN kepada 6,6 juta usaha, serta IJP UMKM untuk KMK dijamin sebesar Rp6,82 triliun.

Sponsored

Kemudian, untuk IJP Korporasi untuk KMK dijamin Rp19 miliar dan penempatan dana pada bank dengan total penyaluran kredit sejak 2020 kepada 5,05 juta debitur mencapai Rp359,99 triliun.

Selain itu, dan PEN juga dipakai untuk insentif usaha sebesar Rp14,95 triliun atau 26% dari pagu Rp56,72 triliun meliputi PPh Final UMKM DTP untuk 248.275 WP dan PPh 21 DTP untuk 88.235 pemberi kerja.

Selanjutnya, untuk pengurangan angsuran PPh 25 untuk 63.530 wajib pajak, pengembalian pendahuluan PPN untuk 367 WP, serta penurunan tarif PPh Badan yang dapat dimanfaatkan seluruh WP Badan.

Berita Lainnya