sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Realisasi PEN telah mencapai Rp344,11 triliun

Akselerasi dana PEN tersebut, antara lain adalah insentif usaha, DAK Fisik, DID pemulihan, dan prakerja.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Senin, 19 Okt 2020 13:39 WIB
Realisasi PEN telah mencapai Rp344,11 triliun
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 516.753
Dirawat 66.752
Meninggal 16.352
Sembuh 433.649

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, hingga 14 Oktober 2020, realisasi program pemulihan ekonomi nasional (PEN) telah mencapai Rp344,11 triliun atau 49,5% dari pagu sebesar Rp695,2 triliun.

"Akselerasi tersebut didukung oleh percepatan belanja penanganan Covid-19 dan percepatan program PEN lainnya," katanya dalam video conference APBN Kita, Senin (19/10).

Akselerasi dana PEN tersebut, antara lain adalah insentif usaha, DAK Fisik, DID pemulihan, dan prakerja, serta adanya program-program baru yang langsung segera direalisasikan, seperti bantuan produktif UMKM (BPUM) dan subsidi gaji atau upah.

Secara lebih rinci dia menjelaskan, realisasi dana PEN hingga Oktober 2020 di bidang kesehatan mencapai Rp27,59 triliun, perlindungan sosial Rp167,08 triliun, sektoral K/L dan pemda Rp28 triliun, insentif usaha Rp29,68 triliun, dan dukungan UMKM Rp91,77 triliun.

Sponsored

Sedangkan, untuk pembiayaan korporasi realisasinya masih 0%, karena dikatakan masih menunggu waktu yang tepat untuk penyalurannya.

Sementara itu, realisasi program PEN mengalami akselerasi yang signifikan terjadi pada Agustus dan September 2020. Penyerapan belanja PEN pada September tumbuh 46,9% dari Agustus.

"Dana PEN sebesar 695,2 triliun. Sampai 14 Oktober sudah Rp344,11 triliun atau 49,5%. Ini kenaikannya Rp106,8 triliun dari Agustus ke September," ujarnya.

Berita Lainnya