sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Realisasi penyaluran KUR sampai Juli mencapai Rp89,2 triliun

Realisasi penyaluran KUR dari Januari 2020 sampai dengan 31 Juli 2020 telah mencapai Rp89,2 triliun.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Kamis, 13 Agst 2020 17:46 WIB
Realisasi penyaluran KUR sampai Juli mencapai Rp89,2 triliun

Pemerintah mencatat realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) hingga 31 Juli 2020 mencapai Rp89,2 triliun. KUR tersebut telah diberikan kepada 2,67 juta debitur dengan outstanding sebesar Rp167,87 triliun.

"Secara keseluruhan, realisasi penyaluran KUR dari Januari 2020 sampai dengan 31 Juli 2020 telah mencapai Rp89,2 triliun dan diberikan kepada 2,67 juta debitur," kata Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir dalam video conference, Kamis (13/8).

Dia mengatakan, tingkat kredit bermasalah atau nonperforming loan (NPL) hingga 31 Juli 2020 masih terjaga di kisaran 1,07%. Capaian itu lebih baik dari performa NPL pada Juni yang mencapai 1,13%.

Realisasi penyaluran KUR pada Juli, mulai menunjukkan tanda-tanda peningkatan setelah pada April-Mei sempat tersendat. Hal ini terlihat dari permintaan tambahan plafon KUR oleh dua bank nasional.

"Ini perkembangan yang menggembirakan dan diperkirakan bisa mendekati pola normal. Sudah ada dua bank yang meminta tambahan plafon KUR," ujarnya.

Total plafon KUR untuk 2020 direncanakan hanya sebesar Rp190 triliun. Kemudian, dalam masa pandemi Covid-19 dan adanya PEN terdapat tambahan sebesar Rp8,87 triliun, sehingga total plafon KUR untuk 2020 menjadi Rp198,87 triliun.

Sementara itu, berdasarkan data Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) per 8 Agustus 2020, realisasi kebijakan KUR pada masa Covid-19 terbukti, telah dimanfaatkan signifikan oleh debitur KUR.

Hal itu terlihat dari adanya tambahan subsidi bunga KUR yang diberikan kepada 5,94 juta debitur dengan baki debet mencapai Rp121 triliun. Selain itu terdapat penundaan angsuran pokok paling lama enam bulan yang diberikan kepada 1,55 juta debitur dengan baki debet Rp46,3 triliun.

Sponsored

Sedangkan relaksasi KUR, berupa perpanjangan jangka waktu diberikan kepada 1,56 juta debitur dengan baki debet Rp46,2 triliun, serta penambahan limit plafon KUR diberikan kepada 14 debitur dengan baki debet Rp3 miliar.

Berita Lainnya