sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Sri Mulyani rinci alokasi belanja kesehatan Corona Rp87,5 triliun

Belanja bidang kesehatan sebesar Rp87,5 triliun di antaranya untuk pembelian APD, upgrading rumah sakit, dan insentif pajak.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Selasa, 30 Jun 2020 15:47 WIB
Sri Mulyani rinci alokasi belanja kesehatan Corona Rp87,5 triliun
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 76981
Dirawat 36636
Meninggal 3656
Sembuh 36689

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merinci alokasi belanja kesehatan untuk penanganan pandemi Covid-19 sejumlah Rp87,5 triliun. Dana itu tak hanya diberikan ke Kementerian Kesehatan.

Menurut Sri Mulyani, belanja kesehatan juga diberikan ke gugus tugas, baik di level nasional maupun daerah dan BPJS Kesehatan.

"Ada yang memiliki persepsi anggaran kesehatan baru cair sedikit, seolah-olah itu hanya tanggung jawab Kemenkes. Sebenarnya tidak juga, karena memang banyak jalurnya," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers BNPB dari Jakarta, Selasa (30/6).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut mengatakan belanja bidang kesehatan sebesar Rp87,5 triliun tersebut berhubungan langsung dengan penanganan Covid-19 oleh gugus tugas, pembelian alat perlindungan diri (APD) pada tahap awal, dan upgrading rumah sakit (RS).

"Ada juga dalam bentuk insentif pajak yang diberikan langsung ke RS untuk jasa kesehatan dan kepada BPJS Kesehatan sehingga mereka mampu membayar biaya perawatan kepada RS," ujar Sri Mulyani.

Menurut Sri Mulyani, pemerintah akan terus memantau belanja-belanja yang dikeluarkan untuk penanganan Covid-19 agar tepat sasaran. Dengan demikian, bisa memulihkan situasi sosial ekonomi ke arah yang lebih baik.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas menyoroti pencairan anggaran di bidang kesehatan yang masih di bawah 2%. Padahal, anggaran di bidang kesehatan sudah ditambah hingga menjadi Rp87,5 triliun.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun meminta para menteri untuk mempercepat belanja kementerian.

Sponsored

"Saya minta pembayaran untuk pelayanan kesehatan terkait Covid-19, dipercepat pencairannya. Jangan sampai ada keluhan," kata Jokowi.

Berita Lainnya