sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Rombak BUMN, Erick tak mau ada direksi buat korporasi gulung tikar

“Saya mengharapkan semua yang bekerja di dalam lingkungan Kementerian BUMN memiliki orientasi melayani,” ujar Erick.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Sabtu, 23 Nov 2019 14:57 WIB
Rombak BUMN, Erick tak mau ada direksi buat korporasi gulung tikar

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, perampingan di tubuh kementerian yang dipimpinnya bertujuan mengoptimalkan kerja seluruh jajaran. Ia menegaskan, hal itu sudah sesuai dengan amanat Presiden Joko Widodo.

"Bila manajemen BUMN memiliki profesionalitas dan integritas yang tinggi, serta fokus pada bisnis, BUMN akan tumbuh dengan baik," ucapnya dalam keterangan resmi yang diterima Alinea.id, Sabtu (23/11).

Erick berharap, perombakan ini bisa menjadikan para direksi dan komisaris memiliki integritas yang tinggi untuk bekerja lebih baik.

Dikatakan Erick, ia tak mau ada direksi atau komisaris yang membuat korporasi di bawah BUMN gulung tikar, dengan merusak ekosistem atau menggangu stabilitas badan usaha milik swasta (BUMS), badan usaha milik daerah (BUMD), dan badan usaha milik desa (BUMDes).

Oleh karenanya, ia menyebut, perlu membangun harmonisasi untuk mewujudkan optimalisasi seluruh pihak.

“Saya mengharapkan semua yang bekerja di dalam lingkungan Kementerian BUMN memiliki orientasi melayani,” ujar Erick.

Mantan presiden dan pemilik klub sepak bola Italia, Internazionale (Inter Milan) itu mengatakan, Kementerian BUMN bukan untuk memperpanjang birokrasi, tetapi membantu korporasi di bawahnya, yang melayani masyarakat.

Sebelumnya, Erick merombak jajaran pejabat di Kementerian BUMN. Tujuh deputi di era Rini Soemarno, dipangkas hingga menyisakan tiga deputi fungsional.

Sponsored
Berita Lainnya