sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Rupiah berpotensi menguat setelah ketegangan global reda

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akhir 2019 menguat 3,58% (ptp).

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Kamis, 23 Jan 2020 18:48 WIB
Rupiah berpotensi menguat setelah ketegangan global reda
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 59394
Dirawat 29740
Meninggal 2987
Sembuh 26667

Bank Indonesia menyatakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sepanjang 2020 berpeluang menguat karena meredanya ketegangan global.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan perjanjian dagang fase pertama antara AS dengan China telah menguatkan transaksi ekspor dan pasar keuangan.

Pada 22 Januari 2020, rupiah menguat 1,74% (ptp) dibandingkan dengan level akhir Desember 2019. Perkembangan ini melanjutkan penguatan pada 2019 yang tercatat 3,58% (ptp) atau 0,76% secara rata-rata.

Perry mengatakan penguatan nilai tukar rupiah sejalan dengan kondisi fundamental dengan semakin membaiknya mekanisme pasar dan keyakinan para pelaku pasar terhadap kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia dan pemerintah. 

"Penguatan nilai tukar rupiah memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan stabilitas makroekonomi," katanya di Gedung BI, Jakarta, Kamis (23/1). 

Lebih jauh, Perry menuturkan, Bank Indonesia memprediksi nilai tukar rupiah tetap terjaga stabil di waktu yang akan datang sesuai dengan fundamental ekonomi dan mekanisme pasar yang terjaga. 

Untuk mendukung efektivitas kebijakan nilai tukar dan memperkuat pembiayaan domestik, Bank Indonesia terus mengakselerasi pendalaman pasar keuangan, baik pasar uang maupun pasar valas.

Perry menjelaskan, struktur pasar valas sendiri mengalami peningkatan yang ditandai dengan meningkatnya volume transaksi dan kuotasi yang lebih efisien, serta makin berkembangnya pasar DNDF yang mendukung peningkatan efisiensi pasar valas. 

Sponsored
Berita Lainnya