sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Rupiah berpotensi menguat setelah KPU umumkan pemenang pilpres

Rupiah bisa kuat setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan pemenang Pilpres 2019 pada Selasa dini hari tadi.

Laila Ramdhini
Laila Ramdhini Selasa, 21 Mei 2019 10:13 WIB
Rupiah berpotensi menguat setelah KPU umumkan pemenang pilpres
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 27549
Dirawat 17662
Meninggal 1663
Sembuh 7935

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (21/5) ini berpeluang menguat setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan pemenang pemilihan presiden (Pilpres) 2019 pada Selasa dini hari tadi.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan hasil rekapitulasi nasional oleh KPU yang menyatakan pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin menang diperkirakan akan menjadi katalis positif di pasar modal.

"Kemungkinan pasar akan merespons positif hasil KPU ini walaupun temporer," ujar Lana.

Lana juga menyebut sentimen positif ini bisa membuat rupiah menguat menuju kisaran antara Rp14.400 sampai dengan Rp14.450 per dolar Amerika Serikat (AS).

Untuk diketahui, hingga pukul 09.56 WIB, rupiah masih melemah 15 poin atau 0,1% menjadi Rp14.470 per dolar AS, dibandingkan hari sebelumnya Rp14.455 per dolar AS.

Sebelumnya, KPU pada Selasa dini hari ini telah menyelesaikan rekapitulasi suara untuk pemilihan umum, baik untuk pemilihan presiden maupun legislatif. KPU juga telah mengumumkan hasil rekapitulasi sehari sebelum rencana semula pada 22 Mei 2019.

Jumlah suara yang masuk untuk Pilpres 2019 ini tercatat sebanyak 154.257.601, meningkat dibandingkan pada Pilpres Juni 2014 yang sebesar 133.574.277 atau naik 15,48%.

Pada Pilpres yang digelar 17 April 2019 tersebut, tercatat 85.607.362 suara atau mencapai 55,5% diperoleh pasangan calon 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin, sementara sisanya 44,5% diperoleh pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Sponsored

Jika dibandingkan dengan hasil Pilpres Juni 2014, pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla memperoleh 53,15% dari suara, sementara pasangan Probowo Subianto dan Hatta Rajasa memperoleh 46,85%. (Ant)

Berita Lainnya