sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

RUPS BUMN: Bank Mandiri rombak direksi dan komisaris

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menunjuk Royke Tumilaar sebagai Direktur Utama Bank Mandiri.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Senin, 09 Des 2019 16:11 WIB
RUPS BUMN: Bank Mandiri rombak direksi dan komisaris
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 506.302
Dirawat 64.878
Meninggal 16.111
Sembuh 425.313

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menunjuk Royke Tumilaar sebagai Direktur Utama Bank Mandiri. Royke menggantikan Kartika Wirjoatmodjo yang diangkat menjadi Wakil Menteri BUMN mendampingi Erick Thohir sejak akhir September lalu. 

RUPSLB tersebut juga mengangkat Silvano Rumantir sebagai Direktur Keuangan dan Strategi. Selain itu, seperti yang telah diketahui, Kementerian BUMN telah menunjuk Muhamad Chatib Basri sebagai Wakil Komisaris Utama Bank Mandiri. 

Pemegang saham pun sepakat mengangkat Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo sebagai Komisaris Utama. Kartika yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama akan memastikan seluruh rencana korporasi yang sudah dirancang dapat terrealisasi dengan baik. 

Selain itu, Kartika juga memastikan rencana ekspansi regional perseroan berjalan dengan baik serta melalukan restrukturisasi kredit-kredit besar di BUMN. 

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan Bank Mandiri meyakini jajaran pengurus yang telah ditetapkan pemegang saham adalah individu-individu terbaik yang akan mampu berkolaborasi dalam mengembangkan bisnis perseroan. Khususnya di segmen korporat dan retail, sesuai mandat pemegang saham. 

"Pengurus baru juga optimis akan dapat melaksanakan fungsi perseroan sebagai agen pembangunan dan agen pencipta nilai secara berkelanjutan guna meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan Indonesia," ujar Rohan di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (9/12).

Rohan mengatakan salah satu tantangan perseroan ke depan adalah menjaga konsistensi pertumbuhan bisnis perseroan menyusul ketidakpastian perekonomian global, persaingan usaha yang semakin ketat, serta perkembangan cepat industri teknologi informasi, khususnya di sektor keuangan. 

Dengan demikian, susunan direksi perseroan menjadi sebagai berikut. 

Sponsored

Direktur Utama: Royke Tumilaar
Wakil Direktur Utama: Sulaiman Arif Arianto
Direktur Consumer & Retail Transaction: Hery Gunardi
Direktur Manajemen Risiko: Ahmad Siddik Badruddin
Direktur Information Technology: Rico Usthavia Frans
Direktur Treasury, International Banking & SAM: Darmawan Junaidi
Direktur Corporate Banking: Alexandra Askandar
Direktur Kepatuhan dan SDM: Agus Dwi Handaya
Direktur Hubungan Kelembagaan: Donsuwan Simatupang
Direktur Commercial Banking: Riduan, Direktur Keuangan dan Strategi: Silvano Winston Rumantir 
Direktur Operations: Panji Irawan. 

Sedangkan susunan komisaris perseroan menjadi sebagai berikut. 
Komisaris Utama: Kartika Wirjoatmodjo, 
Wakil Komisaris Utama: Muhamad Chatib Basri
Komisaris Independen: Mohamad Nasir
Komisaris Independen: Robertus Bilitea
Komisaris Independen: Makmur Keliat
Komisaris: Ardan Adiperdana
Komisaris: R. Widyo Pramono 
Komisaris: Rionald Silaban. 

Profil Royke Tumilaar 

Berdasarkan laman resmi Bank Mandiri, Royke lahir pada tahun 1964. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi Jurusan Ekonomi Manajemen dari Universitas Trisakti pada tahun 1987, dan gelar Master of Business Finance dari University of Technology Sydney pada tahun 1999.

Royke bergabung dengan Bank Mandiri pada tahun 1999 melalui Bank Dagang Negara (BDN). Jabatan terakhir Royke di BDN adalah sebagai Senior Professional di Tim Penyelesaian Kredit di Jakarta.

Lalu pada tahun 2007, Royke dipromosikan menjadi Group Head Regional Commercial Sales I sampai dengan Mei 2010. Kemudian pada Agustus 2009 ia merangkap sebagai Komisaris Mandiri Sekuritas. Pada bulan Mei 2010, Royke menjadi Group Head of Commercial Sales Jakarta sampai dengan Mei 2011. 

Lalu pada Mei 2011, Royke diangkat menjadi Managing Director Treasury, Financial Institutions & Special Asset Management. Adapun sebelum disahkan sebagai Direktur Utama bank berlogo pita emas ini, Royke tidak memegang jabatan direktur di perusahaan publik lain.

Berita Lainnya