Bisnis / Lion Air

Rusdi Kirana batalkan pembelian pesawat Boeing

Rusdi Kirana siapkan dokumen untuk mengusulkan pembatalan pesawat Boeing.

Rusdi Kirana batalkan pembelian pesawat Boeing
Lion Air akan membatalkan pembelian pesawat Boeing./Antara

Perusahaan penerbangan swasta terbesar di Indonesia, Lion Air sedang menyiapkan sejumlah dokumen administrasi untuk membatalkan pesanan pesawat dari Boeing.

Dilansir Bloomberg, pemilik Lion Air Rusdi Kirana marah dan merasa dikhianati oleh pernyataan Boeing Co soal kecelakaan Lion Air di Teluk Karawang pada November lalu. Rusdi marah karena respons Boeing atas kecelakaan pesawat seakan menyalahkan perusahaannya. 

"Saya merasa dikhianati dan sedang menyiapkan dokumen untuk mengusulkan pembatalan pesawat. Semuanya masih dalam pertimbangan," tukas Rusdi. 

Rencana Rusdi mungkin saja akan terganjal perjanjian jual beli. Produsen pesawat dunia kemungkinan tidak akan menerima pembatalan perjanjian pembelian pesawat secara sepihak. Boeing dan Airbus biasanya tidak akan setuju untuk membatalkan pesanan atau menunda pengiriman tanpa negosiasi panjang atas denda keuangan untuk pembeli.

Tapi Rusdi disebut akan menerima konsekuensinya, sekalipun harus merogoh kocek lebih dalam. 

"Kami akan menangani konsekuensi nanti, apa pun itu," kata Rusdi.

Apabila pembatalan benar terjadi, maka nilai pesanan pesawat sebesar US$22 miliar akan menguap. Sebagai informasi, Lion Air dijadwalkan mendapatkan tujuh pesawat jet tahun depan. 

Kepala Penilaian Flight Ascend Consultancy George Dimitroff merinci akan ada 24 pesawat baru pada tahun 2020 dan 35 pesawat pada tahun berikutnya. Lion pun disebut sebagai pelanggan paling berharga Boeing

"Kami mendukung Lion Air melewati masa sulit ini. Hati kami pergi ke semua orang yang terkena dampak ini, dan keselamatan tetap menjadi prioritas nomor satu kami. Kami mengambil setiap langkah untuk sepenuhnya memahami semua aspek dari kecelakaan ini dan bekerja sama dengan tim penyelidik dan semua pihak berwenang yang terlibat,” tulis Boeing dalam rilisnya. 

Pertanyaan seputar kecelakaan 737 Max yang baru dua bulan beroperasi ini menyita perhatian dunia. Serikat Pilot Amerika Serikat mempertanyakan mengapa awak penerbangan tidak diperingatkan adanya perangkat lunak baru yang dipasang pada model terbaru Boeing 737. 


Berita Terkait

Kolom

Infografis