sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Sari Roti bukukan kenaikan laba 105,5%

Laba bersih PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI) naik jadi Rp211,7 miliar karena penjualan di Indonesia dan Filipina yang moncer.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Selasa, 22 Okt 2019 18:22 WIB
Sari Roti bukukan kenaikan laba 105,5%
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.322.866
Dirawat 158.408
Meninggal 35.786
Sembuh 1.128.672

PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI), produsen makanan dengan merek Sari Roti meraup laba bersih sebesar Rp211,7 miliar pada kuartal III-2019. Angka ini tumbuh 105,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp103 miliar.

Kenaikan laba tersebut seiring dengan peningkatan penjualan sebesar 24,1% yang mencapai Rp2,463 triliun pada kuartal III-2019, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,985 triliun. Dengan demikian, marjin laba bersih yang dibukukan perseroan hingga kuartal III-2019 juga meningkat menjadi 8,6%.

Presiden Direktur ROTI Wendy Sui Cheng Yap mengatakan peningkatan penjualan tersebut didukung oleh penjualan yang sangat baik di Indonesia maupun Filipina.

"Penjualan di Indonesia mencatatkan pertumbuhan yang melonjak hingga 23,4%. Penjualan melalui kanal tradisonal (general trade) tercatat sebesar Rp565 miliar atau tumbuh 45% karena perluasan wilayah distribusi serta penambahan outlet penjualan," kata Wendy dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (22/10).

Adapun kontribusi terbesar penjualan, lanjut Wendy, berasal dari kanal modern (modern trade), yang membukukan penjualan hingga Rp1,795 triliun atau tumbuh stabil 18%. Hal ini didukung oleh penjualan yang lebih proaktif serta kegiatan pemasaran dan promosi yang intensif.

Selain itu, pada kuartal III-2019, perseroan juga membukukan laba bruto sebesar Rp1,36 triliun, atau naik 29,5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,051 triliun. 

"Dengan demikian, perseroan berhasil mempertahankan marjin laba bruto yang sehat yaitu 55,5% karena kinerja produksi yang sangat baik," tutur Wendy.

Dengan keluarnya laporan keuangan perseroan kuartal III-2019, saham produsen Sari Roti ini ditutup menguat pada Selasa (22/10). Saham ROTI tercatat mengalami kebaikan sebesar 1,17% sebanyak 15 poin ke level Rp1.295 per lembar saham. Berdasarkan data dari RTI Infokom, saham ROTI memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp8,01 triliun.

Sponsored
Serba salah vaksin Nusantara

Serba salah vaksin Nusantara

Senin, 01 Mar 2021 06:17 WIB
Menghindari 'Jebakan Batman' DP rumah 0%

Menghindari 'Jebakan Batman' DP rumah 0%

Jumat, 26 Feb 2021 15:24 WIB
Berita Lainnya