sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Sektor pertambangan turun 1,18% menjungkalkan IHSG ke 5.571

Tercatat sebanyak 24,8 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp12,2 triliun.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Jumat, 20 Nov 2020 16:57 WIB
Sektor pertambangan turun 1,18% menjungkalkan IHSG ke 5.571
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 506.302
Dirawat 64.878
Meninggal 16.111
Sembuh 425.313

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,40% ke level 5.571 pada perdagangan Jumat (20/11). Sektor pertambangan yang turun 1,18% dan sektor konsumer yang turun 1,09% menjadi pendorong pelemahan IHSG hari ini.

Tercatat sebanyak 24,8 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp12,2 triliun. Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih senilai Rp433 miliar.

Saham-saham seperti TLKM, EXCL, INTP, TOWR, dan AGII menjadi lima saham yang paling banyak diborong investor asing. Sedangkan saham-saham seperti BBNI, ASII, ICBP, BMRI, dan UNVR menjadi lima saham yang paling banyak dilepas asing.

Adapun dalam seminggu ini, investor asing melakukan pembelian bersih sebesar Rp1,1 triliun. Saham–saham yang paling banyak dijual investor asing antara lain BBCA, TLKM, SMMA, MDKA, TOWR.

Sponsored

Riset penutupan Phillip Sekuritas Indonesia mengatakan pelemahan IHSG disebabkan pelemahan sektor keuangan dan konsumer. Khususnya saham seperti SMMA, HMSP, ICBP, BBRI, UNVR dan BBCA, yang merupakan kontributor utama dari pelemahan indeks hari ini.

"Investor masih berhati-hati atas dampak ekonomi jangka pendek dari Covid-19, di tengah kenaikan jumlah kasus di seluruh dunia," tulis Phillip Sekuritas.

Berita Lainnya