sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Seluruh sektor menghijau, IHSG ditutup melonjak 10,19%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat ke level 4.338.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Kamis, 26 Mar 2020 17:13 WIB
Seluruh sektor menghijau, IHSG ditutup melonjak 10,19%
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 70736
Dirawat 34668
Meninggal 3417
Sembuh 32651

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 10,19% ke level 4.338 pada penutupan perdagangan Kamis (26/3). Seluruh sektor mencatatkan peningkatan hari ini, dengan sektor konsumer yang melesat 13% dan sektor keuangan yang naik 12,96%.

Nilai transaksi perdagangan pada hari ini tercatat sebesar Rp12,75 triliun, dengan investor asing mencatatkan pembelian bersih hingga Rp662 miliar di seluruh pasar.

Saham milik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) tercatat menjadi top gainers dengan kenaikan hingga 20,49%. Lalu, disusul saham milik PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) yang naik 19,52% dan saham milik PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang naik 19,38%.

Sementara, bursa-bursa Asia lainnya terpantau ditutup berfluktuasi di tengah kucuran stimulus yang dikeluarkan beberapa bank sentral dunia. Indeks Nikkei Jepang tercatat melemah 4,51% pada perdagangan hari ini. Lalu, indeks Hang Seng Hong Kong  juga turut mengalami penurunan 0,74%, dan indeks Strait Times Singapura terkoreksi 0,71%.

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Nico Demus mengatakan stimulus moneter maupun fiskal saat ini memang sedang diperhitungkan oleh pelaku pasar terkait seberapa efektif stimulus tersebut untuk mengobati dampak psikologis pada pasar keuangan maupun dampak nyata pada sektor riil.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia tengah mengkaji strategi terbaik guna menjaga depresiasi nilai tukar agar tidak terlalu lebar. Pasar pun masih akan berfokus pada penanganan pandemi Covid-19 agar tak berlangsung terlalu lama.

Adapun pergerakan IHSG yang melesat hingga 10,19%, menurut Nico dipengaruhi oleh harapan pada stimulus yang saat ini digencarkan dapat meredakan tensi jual investor.

"Beberapa saham dengan kapitalisasi pasar besar berbondong-bondong naik signifikan. Kenaikan terimbas dari investor asing maupun domestik yang memang telah lama menanti adanya technical rebound," ujar dia. 

Sponsored
Berita Lainnya